Home / Jakarta / Nasional

Kamis, 3 Maret 2022 - 10:53 WIB

Pemerintah Perkuat Hubungan Ekonomi Bilateral dengan Eropa Sejalan dengan Pemulihan Ekonomi di Kawasan

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Negara-negara di Eropa sudah lama menjadi partner ekonomi Indonesia, dan telah tercipta kekuatan, inovasi, dan kreativitas, bahkan ketahanan ketika dihadapkan pada tantangan dan krisis terbesar hingga saat ini. Pemerintah Indonesia senantiasa mengambil langkah-langkah untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra di Eropa.

“Kami sekaligus mempromosikan hubungan yang lebih besar melalui forum bilateral, regional dan bahkan multilateral. Tapi ada juga pelajaran yang bisa kita petik dari satu sama lain dalam mengejar kebangkitan ekonomi. Seperti kebanyakan negara di Eropa, Indonesia juga menerapkan kebijakan yang efektif untuk menghindari tekanan ekonomi, mendukung pemulihan ekonomi, dan menahan perluasan pandemi Covid-19,” kata Menko Airlangga dalam acara 1st Indonesia-Europe Business Forum 2022 yang bertema “Enhancing Partnership for Economic Recovery”, secara virtual, di Jakarta Selasa (01/03).

Menko Airlangga menjelaskan bahwa ada tanda-tanda positif pemulihan ekonomi pada tahun lalu yang ditandai dengan positifnya pertumbuhan ekonomi pada Kuartal 4 yaitu 5,02% dan keseluruhan 2021 adalah 3,69% (yoy). Sementara, pertumbuhan ekonomi di 2022 diperkirakan akan meningkat sekitar 5,0% hingga 5,5%.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi didorong pertumbuhan positif pada sektor konsumsi, aktivitas manufaktur, investasi dan ekspor. Demikian pula dari sisi penawaran, hampir semua sektor tumbuh positif sebagai respon dari peningkatan permintaan.

Baca Juga :  Besok, Presiden Jokowi Beraudiensi dan Melepas Iring-iringan Pembalap MotoGP

Di bidang perdagangan, tahun lalu Indonesia berhasil meraih surplus perdagangan sebesar US$35,3 miliar, terutama dari komoditas unggulan siklus super. Indonesia juga telah berhasil mencapai US$31,6 miliar dalam Foreign Direct Investment (FDI), di mana sekitar US$2,4 miliar berasal dari negara-negara anggota Uni Eropa (UE), dan Purchasing’s Manager Index berhasil menyentuh angka 53,7 poin yang menunjukkan level ekspansif.

Indonesia juga telah membuat kemajuan luar biasa dalam reformasi struktural dengan mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja. Undang-undang tersebut meningkatkan kinerja perdagangan dan investasi, serta menambah efisiensi dan kejelasan peraturan.

Selain itu, untuk mempercepat investasi, Indonesia merumuskan kembali Daftar Prioritas Investasi yang didukung dengan perizinan berusaha berbasis risiko melalui Online Single Submission (OSS), termasuk membentuk Indonesian Investment Authority (INA) untuk membiayai proyek infrastruktur.

“Kami berharap berlakunya CEPA Indonesia-EFTA tahun lalu dan berakhirnya negosiasi CEPA Indonesia-UE lebih awal akan semakin memperkuat hubungan perdagangan dan investasi kita,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Komisi II DPR, Gubernur Bali: Kehadiran Wisatawan Dorong Pemulihan Ekonomi

Indonesia pun sangat berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebanyak 29% melalui upaya sendiri (atau bisnis seperti biasa), dan 41% dengan dukungan internasional di 2030. Target Indonesia adalah mencapai Net Zero Emissionmaksimal pada 2060.

Terkait model kerangka ekonomi sirkular hijau dan biru, Indonesia saat ini sedang mengembangkan proyek infrastruktur menggunakan teknologi bersih terbarukan di sejumlah bidang seperti transportasi dan pembangkit listrik.

“Dalam perjalanan menuju pemulihan ekonomi global yang kuat, dialog inklusif dan tekad global yang berorientasi merespon secara terkoordinasi dalam mengatasi krisis saat ini dan masa depan, harus selalu diutamakan. Kesimpulannya, kredensial ekonomi Indonesia menawarkan banyak peluang bisnis bagi perusahaan-perusahaan Eropa, sehingga saya mengundang pelaku bisnis Eropa untuk berinvestasi di Indonesia,” tutup Menko Airlangga.

Turut hadir dalam acara ini antara lain adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, serta Ketua Umum Kadin Indonesia. (red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tambang Pasir Laut Jangan Sampai Rugikan Masyarakat

Jawa Barat

Soal Menteri Berkampanye, Presiden: Saya Minta Fokus Bekerja

Jakarta

Menjaga Optimisme Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional, Sejumlah Strategi Diramu Pemerintah

Nasional

Lima Arahan Wapres pada Rakernas APPSI Tahun 2022

Jakarta

Sukseskan Presidensi G20, Berikut Bukti Dukungan dari Sektor Pangan dan Agribisnis Indonesia

Nasional

ADWI 2022, Menparekraf: 50 Desa Wisata Terbaik Simbol Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Jakarta

Pemerintah Dorong Akselerasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2022

Nasional

Kutuk Serangan di Gaza, Presiden Jokowi: Indonesia Akan Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina