Home / Jakarta / Nasional

Selasa, 15 Maret 2022 - 22:43 WIB

Listyo Sigit: Polri Kawal Ketersediaan dan Penyaluran Minyak Goreng

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap distribusi dan ketersediaan minyak goreng di pasaran.

Hal ini ditegaskan Kapolri dalam keterangan pers bersama usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (15/03/2022) sore, di Istana Merdeka, Jakarta.

“Sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Menko Perekonomian terkait dengan perubahan harga minyak curah menjadi Rp14.000 untuk harga eceran tertinggi, tentunya kami dari kepolisian siap untuk mengawal sehingga jaminan distribusi kemudian ketersediaan di pasar betul-betul riil di lapangan,” ujar Kapolri.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan secara langsung di pasar untuk mengetahui mekanisme pasar terkait dengan perkembangan situasi harga minyak.

Baca Juga :  Menkeu Tegaskan APBN Tetap Solid dan On Track

“Tentunya kami akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada untuk memastikan bahwa minyak curah, kemudian minyak kemasan sesuai dengan yang disampaikan menyesuaikan dengan harga keekonomian, semuanya ada di pasar,” ujar Listyo.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) menyampaikan bahwa pemerintah terus memperhatikan situasi penyaluran dan ketersediaan minyak goreng di tanah air. Dengan memperhatikan perkembangan situasi yang ada pemerintah memutuskan untuk menyubsidi harga minyak goreng curah sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp14.000 per liter.

“Dengan memperhatikan situasi global, di mana terjadi kenaikan harga-harga komoditas, termasuk minyak-minyak nabati dan di dalamnya juga termasuk minyak kelapa sawit, maka pemerintah memutuskan bahwa pemerintah akan menyubsidi harga minyak kelapa sawit curah, itu sebesar Rp14.000 per liter. Subsidi akan diberikan berbasis kepada dana dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit),” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Progres Capai 83 Persen, Bendungan Sadawarna Ditargetkan Rampung 2022

Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, imbuh Menko Ekon, akan menyesuaikan dengan harga keekonomian.

“Harga kemasan lain, ini tentu akan menyesuaikan terhadap nilai keekonomian. Sehingga tentu kita berharap bahwa dengan nilai keekonomian tersebut, minyak sawit akan tersedia di pasar modern maupun di pasar tradisional atau pun di pasar basah,” ujarnya.(red) 

Share :

Baca Juga

Jakarta

Melalui Kunjungan Studi, Kemenko Perekonomian Edukasi Mahasiswa Untuk Adaptif dan Berdaya Saing

Jakarta

Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Jakarta

Menko Airlangga: Untuk Apresiasi Peran Pekerja dalam Positifnya Pertumbuhan Ekonomi 2021, Pemerintah Dorong Pengusaha Berikan THR di Lebaran 2022

Jakarta

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen di Kuartal I-2022

Jakarta

Presiden Apresiasi Peran MA Dalam Percepatan Transformasi Hukum di Indonesia

Jakarta

Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus Mendapat Apresiasi Dana Insentif Fiskal Stunting Tahun 2024

Nasional

Kapolri: Ada 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Jakarta

Luncurkan SIPITTI hingga Libatkan Forum Mahasiswa, Rakernas Kebijakan Satu Peta Berlangsung Penuh Optimisme