Home / Jakarta / Nasional

Jumat, 25 Maret 2022 - 22:17 WIB

Resmikan Bank Wakaf Mikro Pertama di Jakarta, Wapres Dorong Ekonomi Masyarakat

(Foto: BPMI Setwapres)

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meresmikan pendirian Bank Wakaf Mikro (BWM) Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan di Ciracas, Jakarta, Kamis (24/03/2022).

Pendirian BWM ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperluas akses keuangan masyarakat melalui pengembangan dan penyediaan akses permodalan sektor UMKM, dan meningkatkan potensi besar pesantren dalam fungsinya memberdayakan masyarakat. Sebab, sistem kerja BWM yang mudah diakses ini, diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar pesantren.

“BWM ini salah satu ekosistem dari pengembangan keuangan syariah. Eksistensi BWM tidak berhenti pada penyediaan modal bagi masyarakat kecil yang sulit mengakses lembaga keuangan formal karena berbagai syarat perbankan dan mengenai aturan-aturan. BWM ini sangat sederhana, tidak perlu agunan, tidak perlu sistem kredit yang bankable,” ungkap Wapres.

Lebih lanjut Ma’ruf Amin menekankan bahwa BWM harus dikelola secara baik dan profesional agar terjaga keberlangsungannya serta kapasitasnya dapat dikembangkan. Ia pun berharap agar melalui pengembangan BWM yang baik, manfaat dan berkah yang diberikan bagi masyarakat sekitar akan lebih besar lagi.

Baca Juga :  Johan Rosihan: Perlu Keseriusan Kebijakan Pemerintah untuk Lindungi Harga Gabah

Oleh karena itu, Wapres menyampaikan dua pesan penting untuk dijalankan. Pertama, profesionalitas dalam mengelola BWM harus dipertahankan.

“Amanah yang diberikan harus dijaga. Modal awal harus dapat dikembangkan bukan justru dihabiskan. Jadi, jangan dikasih modal, habis. Ini penting untuk menjaga kepercayaan dan nama baik pesantren, termasuk kredibilitas pemda setempat,” pesan Wapres.

Kedua, ekosistem digitalisasi BWM pun harus terus dikembangkan agar dapat selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang terjadi.

“Saya mendapat laporan sejumlah upaya sudah dilakukan, ada aplikasi BWM mobile, pengawasan dan perizinan secara online, akses informasi melalui BWM Info, serta akses pasar online melalui aplikasi BWM dan UMKM, dan juga aplikasi e-commerce lainnya,” pungkas Wapres.

Baca Juga :  Pemerintah Akselerasi Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat dengan Menerapkan Good Agriculture Practice Melalui Kerjasama Strategis Multipihak

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyampaikan, keberadaan BWM telah membantu perekonomian masyarakat kecil di sekitar pesantren melalui pembiayaan modal usaha produktif dan pembinaan usaha yang dilakukan secara terstruktur.

“OJK mendukung sepenuhnya perluasan Bank Wakaf Mikro sebagai bentuk penyediaan akses keuangan dan pemberian pendampingan kepada para pelaku UMKM, khususnya yang berada di lingkungan sekitar pondok-pondok pesantren,” ujar Wimboh.

Sebagai informasi, sejak diluncurkan lima tahun yang lalu, saat ini telah berdiri sebanyak 62 BWM yang tersebar di 20 provinsi di seluruh Indonesia. Kehadiran BWM telah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 55 ribu nasabah, dengan akumulasi penyaluran pembiayaan sampai dengan posisi 22 Maret 2022 mencapai Rp87,2 miliar. BWM Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan ini merupakan BWM yang pertama di DKI Jakarta dan dibentuk melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank DKI.

(Red) 

Share :

Baca Juga

Nasional

Wapres Pimpin Upacara Penetapan 2.974 Komponen Cadangan Tahun 2022

Jakarta

Kemitraan Perubahan Iklim Indonesia dan Australia Dorong Peningkatan Investasi Energi Bersih Baru

Jawa Barat

Kemendagri Gandeng Pusdik Intelkam Polri Gelar Diklat Dasar Intelijen

Nasional

Tinjau Food Estate Belu, Presiden: Jagung sebagai Komoditas Unggulan

Jakarta

Digitalisasi Madrasah, Menag dan Menkominfo Luncurkan Platform Mandiri Belajar

Nasional

Menkeu: Pertumbuhan Kuartal I-2022 Merata di Seluruh Daerah

Jakarta

Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-OECD Turut Mendukung Agenda Prioritas Presidensi G20 Indonesia dan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Nasional

Puan: Santri Harus Jadi Pelopor Penanggulangan Covid-19