Home / Nasional

Minggu, 27 Maret 2022 - 10:37 WIB

Wapres Buka Rakernas Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia

Wapres Ma’ruf Amin (Foto: BPMI Setpres)

Buanaangkasa.com

Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Sabtu (26/03/2022) secara virtual.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Rapat Kerja Nasional III Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia tahun 2022 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Wapres mendorong peran HAKLI dalam peningkatan akses minum dan sanitasi layak untuk mempercepat penurunan stunting.

“Upaya ini diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak, baik di pusat, daerah, dan desa, termasuk pelibatan para Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI),” ujarnya.

Baca Juga :  Menko Airlangga Pimpin Leaders’ Offsite Meeting Kemenko Perekonomian

Wapres menekankan, peningkatan akses air minum dan sanitasi menjadi prioritas dalam upaya pemerintah mempercepat penurunan prevalensi stunting di Indonesia. Ditargetkan pada 2024, akses rumah tangga terhadap air minum layak tercapai 100 persen, sedangkan akses rumah tangga terhadap sanitasi layak tercapai 90 persen. Namun, tren kenaikan cakupan layanan keduanya dalam tiga tahun terakhir ini tidak signifikan, yaitu di bawah tiga persen. Saat ini, rumah tangga dengan akses air minum layak baru mencapai 90,7 persen, sedangkan akses terhadap sanitasi layak sekitar 80,2 persen. Untuk itu, kinerja kedua layanan dimaksud perlu didorong secara intensif oleh semua pihak, termasuk HAKLI.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Energi Surya sebagai Alternatif Diversifikasi Energi Terus Didorong Berikan Hasil Positif

Lebih jauh, Wapres meyakini kemitraan memainkan peran strategis dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dari 24,4 persen menjadi 14 persen di tahun 2024. Semua ini dimaksudkan untuk mewujudkan manusia Indonesia yang unggul demi pembangunan dan kemajuan bangsa Indonesia yang berkelanjutan.

Wapres pun berharap agar Rakernas HAKLI ini mampu menjadi platform untuk menyinergikan program dan kapasitas HAKLI dalam upaya penurunan stunting.

“Saya optimistis, dengan kerja sama dan gotong royong diantara multiaktor, termasuk kalangan tokoh agama, insyaallah kita dapat menurunkan angka prevalensi stunting sesuai dengan target,” tandasnya.

(Red) 

Share :

Baca Juga

Jakarta

Transformasi Gerakan Koperasi secara Masif Perkokoh Soko Guru Perekonomian Bangsa

Nasional

KPK Tahan Tersangka Suap Pengurus Perkara di MA

Nasional

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Rekonstruksi Jalan Rusak di Lampung Tengah

Nasional

Menko Airlangga Bertemu USTR, untuk Penguatan Kerja Sama Ekonomi RI-Amerika Serikat dan Mengawali IPEF Ministerial Meeting

Nasional

Dikemas Menarik, Lebih dari 500 Audiens Antusias Membahas Akses Permodalan UMKM

Nasional

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Menerima Audiensi Anggota Ombudsman RI

Jakarta

Di 2021, Penguatan dan Langkah Strategis Satgas P2DD Berhasil Tingkatkan Jumlah Transaksi Digital Pemda dan Masyarakat

Jawa Tengah

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Bersilaturahmi di Gedung Agung