Home / Jakarta / Nasional

Kamis, 31 Maret 2022 - 19:15 WIB

Kebijakan Relaksasi PPnBM agar Sektor Otomotif Pulih Lebih Cepat dan Mampu Mendukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Kinerja penjualan produk industri otomotif roda empat di tengah pandemi Covid-19 mengalami tantangan yang cukup berarti. Untuk meningkatkan permintaan dan dalam upaya menjaga keberlangsungan industri otomotif serta mendorong peningkatan local purchase, sejak tahun 2021 hingga saat ini, Pemerintah telah memberlakukan kebijakan Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor yang menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Realisasi insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) di tahun 2021 tercatat sebesar Rp4,63 triliun atau 133,8% dari pagu awal Rp3,46 triliun. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan mulai pulihnya market demand. Untuk tahun 2022 sendiri, insentif yang diberikan telah terealisasi sebesar Rp15,8 miliar.

Melalui kebijakan relaksasi PPnBM, kinerja penjualan mobil kembali menguat. Penjualan mobil selama Februari 2022 tercatat sebesar 81,23 ribu unit atau naik sekitar 65,09% (yoy) jika dibandingkan bulan Februari 2021. Selain itu, tren positif ini juga dialami oleh kinerja penjualan kendaraan roda dua. Pada tahun 2021 penjualan kendaraan roda dua tercatat sebesar 5,1 juta unit untuk domestik dan 810 ribu unit untuk ekspor.

Untuk mendorong dan mengakselerasi konsumsi serta peningkatan utilitas industri otomotif di tahun 2022, Pemerintah kembali melanjutkan relaksasi atas PPnBM-DTP bagi kendaraan bermotor dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 5 Tahun 2022.

Pemerintah telah memutusan untuk memberikan insentif pengurangan PPnBM 100% bagi pembelian KBM-R4 dengan segmen harga jual (on the road price)  di bawah 200 juta (LCGC) hingga Q1 2022 dan akan berlanjut hingga Q4 dengan pengurangan PPnBM secara proporsional. Serta insentif pengurangan PPnBM 50% untuk KBM-R4 dengan segmen harga jual antara 200 sampai dengan 250 juta hingga Q1 2022.

Baca Juga :  Pemerintah Terus Siapkan Antisipasi Perkembangan Situasi Pandemi dengan Akselerasi Vaksinasi, Penyiapan Fasilitas Kesehatan, dan Perpanjangan PPKM

“Utilisasi sudah mulai membaik di sektor kendaraan bermotor terkait penjualan dengan insentif PPnBm yang merupakan bagian program Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Bapak Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 dengan tema Your Infinite Automotive Experience yang dilakukan secara langsung di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Kamis (31/03).

Selain itu, sebagai salah satu bentuk komitmen Pemerintah dalam mengatasi permasalahan perubahan iklim (climate change) yakni dengan mengeluarkan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL BB)/BEV untuk Transportasi Jalan serta mempercepat pembangunan infrastruktur Energi Baru Terbarukan (EBT) dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik/Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) melalui peta jalan industri otomotif nasional dan peta jalan pengembangan Industri KBL-BB.

Dalam rangka mendukung kebijakan pengembangan KBL-BB, Pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 tentang PPnBM Kendaraan Bermotor, dimana didalamnya pengenaan tarif PPnBM dilihat berdasarkan tingkat emisi karbon kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Indonesia dapat Mengembangkan Banyak Hal dengan Penerbitan Social Bond

“Hal yang terpenting adalah menyediakan kendaraan dengan target pasar masyarakat berpenghasilan menengah agar utilisasi dapat meningkat dan bisa mendorong kemampuan masyarakat yang daya belinya tertekan akibat beberapa komoditas harganya meningkat dan juga akibat geopolitik yang mendorong harga BBM meningkat cukup tinggi,” ujar Menko Airlangga.

Sebagai informasi, acara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) akan berlangsung dari tanggal 31 Maret  hingga 10 April 2022 dan dilaksanakan di Jiexpo Kemayoran Jakarta.

“Saya berharap agar pameran ini menjadi wadah untuk pertumbuhan industri pasca pandemi Covid-19. Saya mendukung dan mengucapkan selamat atas penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022, semoga dapat mendorong industri bisa pulih lebih cepat,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain yakni Staff Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika, CEO Kompas Gramedia, Presiden Direktur PT. Dyandra Promosindo, Executive Officer, Country Head of Indonesia MUFG Bank, Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia, Direktur Utama PT. Adira Finance (Tbk), dan Direktur Utama PT. PLN Persero.

(Red)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Menko Airlangga Bahas Upaya Peningkatan Kerja Sama dengan Wakil Kanselir/Menteri Ekonomi dan Iklim Jerman

Nasional

Tinjau RSUD Kondosapata Mamasa, Presiden Dorong Pembangunan SDM dan Fasilitas Kesehatan

Jakarta

Akademisi dan Ilmuwan dalam Science 20 Didorong untuk Berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan

Lamsel

Kunjungi Pasar Natar, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Pasokan Pangan

Jakarta

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

Nasional

Pertolongan Korban Gempa Cianjur di Desa Terisolir di Lakukan, Brimob Polri Evakuasi Dengan Tandu

Jakarta

DPR Sahkan 2 Calon Anggota BPK Periode 2022-2027

Jakarta

Stafsus Presiden Diaz Hendropiyono Gelar Diskusi Pencapaian Target 2 Juta Motor Listrik 2025