Home / Nasional

Selasa, 15 November 2022 - 19:32 WIB

Berkomitmen Tingkatkan Investasi di Indonesia, Unilever Juga Berikan Dukungan bagi Kampanye Positif Minyak Sawit Indonesia

Buanaangkasa.com-Nusa Dua:

Guna menyokong akselerasi perekonomian nasional, Pemerintah terus berkomitmen untuk mengupayakan peningkatan kinerja berbagai sektor, khususnya dalam menarik investasi asing. Di sela-sela penyelenggaraan Business 20 Summit, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan untuk bertemu dengan Chief Executive Officer Unilever Global Alan Jope di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11).

Dalam pertemuan tersebut, Alan Jope mengungkapkan bahwa Unilever berkomitmen untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia dengan mendukung berbagai kampanye positif minyak sawit Indonesia di Eropa. Sejak tahun 2015, Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) telah melakukan investasi dan bisnis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, Sumatera Utara. Hingga tahun 2020, UOI telah melakukan investasi sebesar Rp2,5 triliun atau sekitar USD200 juta di sana.

“Keberadaan investasi UOI di KEK Sei Mangke memiliki multiplier effects untuk perekonomian warga di sekitar. Bahkan perluasan investasi telah menyerap tenaga kerja langsung hingga lebih dari 600 orang serta lebih dari 3.000 orang tenaga kerja tidak langsung,” ungkap Alan Jope.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terima Pembalap MotoGP di Istana Merdeka

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga menyinggung permasalahan terkait ekspor palm oil ke Eropa. “Palm oil merupakan komoditi utama yang mendukung perekonomian Indonesia. Diskriminasi yang dilakukan sangat merugikan Indonesia dalam hal ini. Pemerintah Indonesia berupaya keras menanggulangi diskriminasi tersebut,” ujar Menko Airlangga.

Menanggapi concern dari Menko Airlangga tersebut, Alan Jope menyampaikan bahwa memang pada saat ini palm oil diasosiasikan sebagai sesuatu yang tidak baik di kawasan Eropa. Namun, banyak sekali industri di Eropa yang justru memanfaatkan palm oil sebagai bahan baku karena harganya yang lebih murah dibandingkan minyak nabati lainnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi tiba di Bengkulu dalam rangka kunjungan kerja

Terkait persoalan minyak sawit Indonesia terus menjadi target kampanye negatif oleh berbagai kalangan, Unilever diharapkan dapat memainkan perannya dengan membantu kampanye positif minyak sawit Indonesia di Eropa.

Pada akhir pertemuan, kedua pihak menyepakati untuk tetap mendukung investasi Unilever di Indonesia, termasuk dalam memastikan pasokan energi dan insentif fiskal dan sebagainya, khususnya di KEK Sei Mangkei.

Turut mendampingi Menko Airlangga di antaranya yakni Ketua Komisi I DPR RI, Sesmenko Perekonomian, Ketua Umum KADIN, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Maritim, Investasi dan Hubungan Internasional, dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Eropa, Afrika dan Timur Tengah Kemenko Perekonomian. Sementara dari pihak Unilever, Alan Jope disertai oleh Chief Sustainability Office, Presiden Direktur Unilever Indonesia, Head of Corporate Affairs & Sustainability, dan Head of External Affairs. (dep7/map/fsr/hls)

***

Share :

Baca Juga

Jakarta

Presiden: Transisi Pandemi ke Endemi Harus Hati-Hati

Jakarta

Kemendagri Berkomitmen Dukung Target Penurunan Stunting 14 Persen pada 2024

Jakarta

Pemerintah Percepat Vaksinasi dan Pemberian Obat, untuk Mencegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Hewan Ternak

Nasional

Menkeu Tetapkan PMK Denda dan Dana Kompensasi untuk Jaga Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri

Nasional

Menko Airlangga Dorong Transformasi Sistem Ekonomi Pangan Pasca Pandemi

Nasional

Hadiri Peluncuran Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik, Mendag RI Garis Bawahi Empat Hal

Nasional

Ketua DPR: Rencana Kenaikan Harga Energi Harus Perhatikan Kondisi Rakyat

Nasional

Dukung Sebarluaskan Berita G20 Terkini, Forum Diskusi Media Kemenko Perekonomian Gaungkan Semangat dari Indonesia untuk Dunia