Home / Bandar Lampung

Senin, 21 Oktober 2024 - 22:43 WIB

Pemprov Lampung Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Bahas Kenaikan IPH dan Strategi Stabilisasi Harga Pangan

Bandar Lampung, buanaangkasa.com —

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Provinsi Lampung, Zainal Abidin mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (21/10/2024).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengungkapkan, secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH pada minggu ketiga Oktober 2024 lebih banyak dibandingkan Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan IPH. Selain itu jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH bertambah dari minggu sebelumnya.

Terkait dengan adanya kenaikan IPH beras di sejumlah wilayah pada minggu kedua Oktober 2024, Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Rini Andrida menjelaskan, hal tersebut terjadi karena faktor cuaca yang mengganggu produksi beras sehingga pasokan beras menurun serta infrastruktur dan akses yang cukup sulit dalam penyaluran beras.

Baca Juga :  Wamen PANRB Apresiasi Pelayanan Publik di Lampung, MPP hingga RSUD Abdul Moeloek Dinilai Berkualitas

Oleh karenanya, Rini Andrida menyebutkan berbagai upaya yang dilakukan dalam mengantisipasi kenaikan harga diantaranya menambah pasokan dan jaringan pengecer Beras SPHP, mengoptimalkan penyaluran beras SPHP baik melalui pasar tradisional maupun di ritel modern, melakukan GPM atau pasar murah yang masif dan tepat sasaran bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pemda, mempercepat proses penyaluran Bantuan Pangan alokasi Agustus dan Oktober.

Kemudian membentuk satgas untuk pasar murah di beberapa wilayah, mendorong terbentuknya kios dan outlet pangan, serta mendorong sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencegah segala bentuk penyalahgunaan di lapangan.

Dalam rangka pengendalian inflasi pangan, Plt. Sestama BAPANAS, Sarwo Edhy meminta peran pemerintah daerah dalam mengidentifikasi potensi over supply, mengimbau agar setiap kepala daerah memanggil manajemen ritel modern untuk mendisiplinkan penerapan HET di beras medium dan premium.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid 19, Babinsa Koramil TBU Laksanakan Pantauan Prokes di Hajatan Warga

Selanjutnya, mengimbau pimpinan daerah tingkat kabupaten/kota agar mengambil inisiatif untuk membuat rapat koordinasi stabilisasi pasokan dan harga pangan, lalu diangkat ke level provinsi untuk dilakukan kerjasama antar daerah.

Sementara itu, terkait terjadinya kenaikan IPH di sejumlah wilayah, Plt. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, meminta agar seluruh kepala daerah terus mengecek dan memantau harga-harga di lapangan.

“Cek kembali (harga-harga) di lapangan, jangan sampai kendor. Antisipasi agar harga-harga ini tidak meningkat” ucap Tomsi Tohir. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Sambut The Rising Tide, Letkol Hendry Ginting : Semoga Membawa Perubahan Positif Untuk Generasi Bangsa

Bandar Lampung

Pengelolaan Sampah Lampung Berbenah, Dari Open Dumping Menuju Sanitary Landfill

Bandar Lampung

Sulpakar Dukung Program IWO Lampung

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Ikuti Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Dukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Bandar Lampung

Andi Surya; Konflik Lahan Anak Tuha dan Rempang, Ironi Pertarungan Rakyat Versus Oligarki

Bandar Lampung

Gubernur Arinal Kunker ke Lampung Timur

Bandar Lampung

Galeri dan Kafe Ruang UMKM Lampung Diresmikan, Purnama Wulan Sari Ajak Perempuan UMKM Jadi Inspirasi di Hari Kartini 2025

Bandar Lampung

Serbuan Vaksinasi Covid 19 Terus Digelar Koramil 410-01/Panjang Bagi Wilayah Binaan