Home / Bandar Lampung

Rabu, 17 September 2025 - 21:59 WIB

Kopi Bubuk Lampung Resmi Tembus Ekspor, Tandai Babak Baru Hilirisasi

BANDARLAMPUNG, buanaangkasa.com

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Dajusal di Wakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan melepas ekspor perdana kopi bubuk robusta Lampung ke Hongkong. Pelepasan dilakukan di halaman El’s Coffee Roastery, Bandar Lampung, Rabu, (17/09/2025).

Dalam sambutannya, Marindo menyampaikan permohonan maaf Gubernur yang berhalangan hadir karena menghadiri pertemuan dengan Menteri di Jakarta. Ia menegaskan, Gubernur tetap mengikuti momentum penting ini karena ekspor kopi bubuk dianggap sebagai langkah nyata hilirisasi produk Lampung. “Hari ini bukan sekadar melepas kopi biji mentah, tapi produk olahan yang punya nilai tambah,” kata Marindo saat membacakan sambutan Gubernur.

Ekspor perdana ini dilakukan oleh PT. Sari Alami bersama El’s Coffee Group. Sebanyak 6.368 kilogram kopi bubuk dikirim dengan nilai hampir 46 ribu dolar AS, setara Rp753 juta. Produk yang dilepas dalam bentuk olahan menjadi sinyal perubahan pola ekspor Lampung yang sebelumnya didominasi komoditas mentah.

Lampung selama ini dikenal sebagai penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Kontribusinya mencapai lebih dari 30 persen dari produksi nasional. Karena itu, kata Marindo, ketika Indonesia dikenal dunia sebagai negeri kopi, Lampung berada di barisan terdepan. “Ekspor kopi bubuk ini menandai lompatan dari sekadar gudang bahan baku menuju dapur produksi kopi dunia,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi menilai hilirisasi produk menjadi bagian dari strategi besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dengan pendapatan per kapita di atas 23 ribu dolar AS. “Lampung harus bergerak cepat dengan investasi, hilirisasi, dan penguatan ekspor bernilai tambah,” ucap Marindo.

Baca Juga :  Menyelenggarakan Simpul Jaringan dengan Baik, Pemprov Lampung Raih Penghargaan Bhumandala Award 2024

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekonomi Lampung tumbuh 5,09 persen pada triwulan II 2025, sedikit di atas rata-rata pertumbuhan Sumatra. Pemerintah daerah menganggap capaian itu sebagai sinyal positif, sekaligus dasar untuk mendorong lebih banyak produk hilir masuk pasar global.

Namun, tantangan Lampung tidak ringan. Selama ini sebagian besar ekspor masih berupa bahan mentah seperti kopi biji, sawit, karet, dan lada. Nilai tambahnya dinikmati negara lain yang mengolah komoditas itu. Momentum ekspor kopi bubuk diharapkan dapat mengubah paradigma daerah. “Jangan lagi Lampung hanya jadi lumbung bahan baku. Saatnya jadi pusat produk jadi,” kata Marindo.

Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 60 persen, dengan serapan tenaga kerja 97 persen. Namun, kontribusi mereka ke ekspor baru 15,7 persen, jauh di bawah Malaysia dan Thailand yang sudah mencapai 20–30 persen. Pemerintah Lampung menilai kopi robusta bisa menjadi ikon UMKM ekspor yang mendongkrak daya saing sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Marindo menambahkan, pemerintah provinsi akan terus mendukung pelaku usaha agar berani mengekspor produk bernilai tambah. Dukungan diberikan mulai dari kualitas bahan baku, inovasi produk, hingga akses pasar melalui perjanjian dagang internasional.

Menurutnya, ekspor kopi bubuk ini akan memberi dampak ekonomi yang lebih luas. Selain meningkatkan devisa, ekspor produk hilir akan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Lampung di pasar kopi dunia. “Kopi Lampung bukan hanya menghangatkan pagi kita, tapi juga ekonomi Indonesia,” pungkas Marindo.

Sementara itu, Pemilik El’s Coffee Group dan PT. Sari Alami, Elkana Arlen Riswan, menyebut ekspor perdana ini sebagai momen bersejarah bagi Lampung. Ia mengaku bersyukur mendapat dukungan pemerintah daerah, perbankan, hingga program Export Hub. “Tanpa dukungan petani, karyawan, dan seluruh elemen, kami tidak bisa sampai di titik ini,” kata Elkana.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Dedikasi ASN Melalui Program Tali Asih KORPRI

Menurut Elkana, selain melepas ekspor kopi bubuk, El’s Coffee juga meresmikan rumah produksi kopi PT. Sari Alami di Bandar Lampung. Rumah produksi ini dilengkapi fasilitas roastery, penggilingan, dan pengepakan, serta dibuka untuk wisata kopi. “Wisatawan bisa melihat langsung proses produksi kopi Lampung,” ujarnya.

Rumah produksi ini diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Sekda Provinsi Lampung, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, dan tokoh kopi Lampung, Djony. Peresmian ini juga disaksikan perwakilan Kementerian Perdagangan, Export Hub Indonesia, dan sejumlah pemangku kepentingan lain.

Dalam pidatonya, Elkana menekankan pentingnya hilirisasi untuk memperluas pasar. Ia menyebut produk kopi tidak hanya bisa berupa bubuk, tetapi juga minuman siap saji, permen, cokelat kopi, hingga kosmetik berbasis kopi. “Kami ingin kopi Lampung tak hanya dikenal sebagai green bean exporter, tapi sebagai pusat inovasi kopi Asia Tenggara,” katanya.

El’s Coffee juga menargetkan rumah produksi ini menjadi sarana edukasi dan inovasi. Perusahaan berharap langkah tersebut menginspirasi pelaku UMKM lain di Lampung untuk menembus pasar global. “Keberhasilan ini bukan hanya milik El’s Coffee, tapi seluruh UMKM Lampung,” ujar Elkana.

Dengan ekspor perdana ini, Lampung menandai babak baru peranannya di pasar kopi internasional. Pemerintah berharap momentum tersebut bisa menjadi model pengembangan hilirisasi komoditas lain di daerah, dari sawit hingga lada. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Koramil 410-01/Panjang Bagikan Nasi Kotak dan Masker Gratis Kepada Warga Wilayah Binaan

Bandar Lampung

Gubernur Arinal Tinjau Vaksinasi yang Diadakan PMI Lampung

Bandar Lampung

Aksi di Gedung Rektorat Unila dan Kajati, Forum Peduli Pembangunan Lampung Minta KPK Bongkar Dugaan Persengkongkolan Proyek RS PTN Unila

Bandar Lampung

Babinsa Koramil 410-01/Panjang bersama Satgas Covid 19 Laksanakan Penyekatan Kendaraan Dari Luar Kota

Bandar Lampung

Satgas PASTI Provinsi Lampung Perkuat Sinergi Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal

Bandar Lampung

Tingkatkan Profesionalitas Personel, Danramil 410-04 TKT Gelar Jam Komandan

Bandar Lampung

Dorong Akuntabilitas dan Kualitas Pendidikan, Pemprov Lampung Gelar Diskusi Bersama BPKP

Bandar Lampung

Polda Lampung ajak Masyarakat Ikuti Aturan Pemerintah Tentang Penggunaan Obat Sirup Bagi Anak