Home / Bandar Lampung

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:38 WIB

Pemprov Lampung Jadikan Program Kerja ke Jepang Strategi Penguatan SDM

Bandar Lampung, buanaangkasa.com

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif. Gubernur menekankan bahwa para alumni pekerja migran dari Jepang telah terbukti berhasil meningkatkan taraf hidup dan memiliki etos kerja serta penguasaan teknologi yang tinggi.

“Saya sudah bertanya langsung kepada para alumni. Di Jepang, mereka sangat dihormati, belajar teknologi terbaru, dan mendapatkan penghasilan yang layak sehingga bisa menabung untuk membangun usaha saat kembali ke tanah air. Ada yang sudah memiliki rumah sakit, pusat peternakan, hingga pabrik,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Ibu Riana Sari Arinal Tinjau Kontingen Lampung yang Ikuti HKG PKK dan Jambore Kader PKK se-Indonesia

Gubernur menambahkan bahwa saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung yang memiliki minat dan semangat tinggi untuk mengembangkan diri di Negeri Sakura.

“Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri atau keluarga, tapi kalian adalah wajah Provinsi Lampung dan Indonesia di mata internasional. Jadikan diri kalian contoh bahwa SDM kita ramah, disiplin, dan pekerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Jepang saat ini tengah menghadapi tantangan penuaan populasi pekerja konstruksi. Saat ini, terdapat sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia yang telah berkontribusi dengan sangat baik di Jepang.

“Kami telah membangun sistem pengembangan karir konstruksi untuk memastikan tenaga asing ditempatkan sesuai kualifikasi. Kami terus mengembangkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berbasis teknologi digital,” ungkap perwakilan MLIT Jepang tersebut.

Baca Juga :  Kadis PPPA Lampung Tinjau Praktik Memasak MPASI dalam Upaya Cegah Stunting

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI menyambut baik inisiatif Provinsi Lampung. Pihaknya menyatakan bahwa program yang digagas Gubernur Lampung ini akan dijadikan percontohan (pilot project) bagi provinsi lain di Indonesia.

“Berdasarkan survei arahan Presiden, Jepang menjadi negara tujuan utama yang paling diminati. Kami dari BP2MI bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan dua hal utama: perlindungan pekerja yang optimal dan peningkatan kompetensi teknis serta bahasa,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang secara intensif untuk membekali para siswa agar memenuhi standar industridi Jepang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Sebatangkara !! Empat Tahun Tinggal Di Kandang Kambing, Babinsa : Mudah-mudahan Ada Dermawan Yang Bantu Pak Suwito

Bandar Lampung

Marsda TNI Danang Laksanakan Wasev Wabku BT-PKLWN TNI Di Wilayah Kodim 0410/KBL

Bandar Lampung

Gubernur Lampung Terima Audiensi Imam Besar Arab Saudi, Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Bandar Lampung

Lampung Siap Gaet Investor Lewat LEIF 2025, Fokus pada Pariwisata dan Energi Terbarukan

Bandar Lampung

Pj. Sekdaprov Lampung Ikuti Peringatan Hakordia Tahun 2024, Presiden Amanatkan Seluruh Penegak Hukum Untuk Tegas Dalam Memberantas Korupsi

Bandar Lampung

Peltu Adi Purnomo Ikuti Lokakarya Mini Lintas Sektor Kecamatan Kedamaian

Bandar Lampung

Jelang arus balik mudik lebaran, Personel Kodim 0410/KBL turut bantu laksanakan pengamanan di wilahaynya

Bandar Lampung

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Sinergi Bersama Pemerintah Pusat Perbaiki Infrastruktur di Provinsi Lampung