Home / Bandar Lampung

Senin, 6 Oktober 2025 - 22:19 WIB

Inflasi Lampung Terkendali di Bawah Rata-rata Nasional

Bandar Lampung, buanaangkasa.com —

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring yang digelar Kementerian Dalam Negeri, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah yang mengalami inflasi tinggi pada September 2025, di atas rentang sasaran inflasi 1,5% hingga 3,5%, terutama yang tidak memiliki hambatan distribusi, untuk segera melakukan pengecekan lapangan guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Tomsi Tohir menekankan pentingnya langkah antisipatif berbasis data dalam pengendalian inflasi daerah. Ia meminta agar setiap daerah melakukan analisis tren harga selama tiga tahun terakhir guna memprediksi potensi kenaikan harga komoditas tertentu di bulan-bulan mendatang.

Baca Juga :  Serbuan Vaksinasi Covid 19 Terus Gencar di Gelar Koramil 410-06 Kedaton Untuk Warga Wilayah Binaan

“Saya minta agar dipelajari data tiga tahun ke belakang, lalu dilihat dan dianalisis. Misalnya, jika bulan depan harga komoditas tertentu berpotensi naik, segera dilakukan langkah antisipatif, komunikasi, dan koordinasi agar harga tidak benar-benar naik. Ini baru namanya bekerja dengan perencanaan, bukan sekadar pemadam kebakaran,” ujar Tomsi Tohir.

Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP) pengendalian inflasi yang terukur dan berkelanjutan. Dengan demikian, upaya pengendalian tidak hanya bersifat reaktif, tetapi preventif melalui perencanaan yang matang.

“Kemampuan menilai berdasarkan pengalaman kerja di bidang masing-masing sangat penting untuk memprediksi kondisi ke depan. Daerah harus memiliki SOP dan standar kerja yang baik agar dapat melakukan pencegahan,” tambahnya.

Baca Juga :  Hadiri Konsolidasi Daerah KPU Provinsi Lampung dengan KPU Kabupaten/Kota, Pj. Gubernur Lampung Tekankan Integritas dan Netralitas Pada Pilkada 2024

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam paparannya menyampaikan bahwa tingkat inflasi nasional bulan September 2025 tercatat sebesar 2,65% (y-on-y) dan 0,21% (m-to-m). Adapun inflasi Provinsi Lampung pada September 2025 sebesar 1,17% (y-on-y) atau peringkat keempat terendah dari seluruh provinsi se-Indonesia.

Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau tercatat menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar, yakni sebesar 0,38% dengan andil terhadap inflasi 0,11%. Komoditas utama penyumbang inflasi meliputi cabai merah, daging ayam ras, dan cabai hijau.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, terutama akibat peningkatan harga emas perhiasan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Danramil 410-02 TBS Hadiri Pelantikan Oengurus Daerah KAMMI terpilih Periode 2022-2023 Bandarlampung

Bandar Lampung

Gubernur Lampung : Supremasi Hukum Kuat, Kepercayaan Publik Tumbuh

Bandar Lampung

Peringati HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke-76, Persit KCK Cabang XXX Dim 0410/KBL Berbagi Sembako Untuk Panti Asuhan Al Husna

Bandar Lampung

Dukung Ketahanan Pangan, Personil Koramil 410-02/TBS Kodim 0410/KBL Lakukan Perawatan Tanaman Jagung

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Bandar Lampung

Dandim 0410/KBL Hadiri Peresmian Kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung

Manunggal Dengan Rakyat, Personel Satgas TMMD Hadir Beri Keceriaan Anak-anak Pesisir Pantai

Bandar Lampung

Dekranasda Provinsi Lampung Gelar Pelatihan AI, UMKM Diharapkan Semakin Maju dan Naik Level