Home / Nasional

Rabu, 25 Mei 2022 - 18:06 WIB

Menko Airlangga Ungkap Pentingnya Gagasan Perkembangan dan Percepatan Digitalisasi Bagi Kemajuan Negara Berkembang

Buanaangkasa.com–Di tengah tantangan pandemi Covid-19, negara-negara di ASEAN justru mengalami momentum percepatan transformasi digital yang sangat signifikan. Ditunjukkan dengan meningkatnya pengguna internet lebih dari 10% hanya dalam waktu satu tahun. Hal ini menjadi kekuatan penting yang menghidupkan kembali pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Ketika menghadiri jamuan makan malam bertema “A Digital ASEAN for All”, yang masih dalam satu rangkaian acara World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama para Menteri dari ASEAN dan mitra strategis lainnya membahas pentingnya proyeksi dan pembangunan kapasitas digital di kawasan untuk memberi manfaat konkret bagi semua lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Prioritaskan Dukungan ke UMKM dan Penciptaan Wirausahawan Muda Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan penutup tentang pasar internet ASEAN yang potensinya paling cepat berkembang. Setiap hari di kawasan ini, lebih dari seratus ribu pengguna baru berselancar di internet. “Diproyeksikan dalam dekade ini, ekonomi berbasis digital atau internet berkontribusi hampir US$1 triliun terhadap PDB ASEAN,” ujar Menko Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan pentingnya peran negara-negara anggota ASEAN untuk mempercepat integrasi digital kawasan. Dalam hal ini, peran Pemerintah diperlukan untuk mengubah pola pikir dari regulator menjadi fasilitator dan akselerator digitalisasi di Asia Tenggara.

Sebagai negara ASEAN yang terlibat dalam forum G20, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa melalui Presidensi G20, Indonesia berupaya mendorong gagasan-gagasan perkembangan dan percepatan digitalisasi untuk memajukan perekonomian negara berkembang.

Baca Juga :  Listyo Sigit: Polri Kawal Ketersediaan dan Penyaluran Minyak Goreng

Sebagai informasi, jamuan makan malam ini menjadi wadah bagi para pebisnis dan figur publik dari negara-negara ASEAN untuk mendiskusikan langkah yang harus diprioritaskan ASEAN untuk mengatasi kesenjangan keterampilan dan literasi digital. Selain itu, dibahas juga upaya nyata membuat transformasi ekonomi digital memberikan manfaat nyata bagi seluruh negara ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir perwakilan bisnis dari Indonesia yaitu John Riady selaku CEO PT Lippo Karawaci Tbk. yang juga menjadi moderator dalam diskusi, Anthony Tan selaku CEO dan Co-Founder Grab, dan sejumlah Menteri dari negara-negara Asia Tenggara lainnya. (Red/dep7/rep/fsr)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445H Jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024

Jawa Barat

Ketua Presidium FPII Didampingi Pengawas DPI Tinjau Lapas Kelas II B Cianjur Pasca Gempa Bumi

Nasional

Kemendagri, Tinjau Samsat Batam, Sebagai Salah Satu Samsat Terbaik di Indonesia

Nasional

HUT Ke-77 RI, Naskah Asli Teks Proklamasi Kembali Disandingkan dengan Bendera Pusaka di Istana Merdeka

Nasional

Operasi Pasar dan Pasar Murah Menjadi Salah Satu Langkah Pemerintah dalam Pemenuhan Bahan Pangan bagi Masyarakat

Jakarta

Enam Arahan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna

Jakarta

Kembangkan Ketangguhan Sektor Pertanian, Indonesia Raih Penghargaan dari International Rice Research Institute

Nasional

Peningkatan Layanan Logistik dan Kepelabuhanan di Batam dalam Upaya Mendorong Minat Investasi