Home / Nasional

Jumat, 25 Februari 2022 - 19:06 WIB

Menkeu: Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Januari Capai Rp54,92 Triliun

Buanaangkasa.com-Membuka tahun 2022, belanja pemerintah melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada bulan Januari telah mencapai Rp54,92 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, dibandingkan tahun lalu realisasi ini mengalami kenaikan sebesar 6,8 persen, dengan kenaikan terbesar pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Kenaikan terutama ada dua yaitu DAU dan DBH. Untuk DAU dan DBH tadi telah disalurkan Rp50,43 triliun, lebih tinggi dibanding sebelumnya Rp46,8 triliun dan untuk DBH disalurkan sebesar Rp4,16 triliun lebih tinggi dibandingkan tahun lalu Rp3,52 triliun. Jadi DBH mengalami kenaikan 18 persen, DAU naik 7,7%” ujar Menkeu, dikutip dari laman Kemenkeu, Jumat (25/02/2022).

Baca Juga :  Presiden Resmikan Pembangunan Industri Baterai Listrik Terintegrasi

Menkeu pun menjelaskan realisasi DAU dan DBH yang lebih tinggi pada tahun ini. Pertama, tahun 2022 DBH dialokasikan lebih tinggi sehingga bisa dibagikan lebih awal. Sedangkan DAU karena daerah telah memenuhi syarat penyaluran secara lebih baik, termasuk pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-nya yang tepat waktu. dan ini kita harapkan akan terus membaik.

“Dana Desa mengalami sedikit penurunan. Hanya disalurkan Rp0,34 triliun dibandingkan sebelumnya Rp0,75 triliun” ungkapnya.

Sebutnya, realisasi Dana Desa yang lebih rendah ini terjadi karena belum semua daerah mengajukan permohonan penyaluran Dana Desa. Selanjutnya, untuk belanja APBD mengalami penurunan sebesar minus 4,8 persen.

Baca Juga :  Presiden Pastikan Pemberian THR dan Gaji ke-13 Bagi ASN

Tahun 2021 bulan Januari daerah sudah membelanjakan Rp19,60 triliun, tapi di tahun ini daerah membelanjakan Rp18,66 triliun. Ini terjadi terutama karena realisasi belanja di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial yang lebih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, imbuh Menkeu, belanja di bidang ekonomi mengalami kenaikan yaitu dari Rp0,78 triliun ke Rp0,99 triliun.

“Ini tentu perlu untuk kita lihat karena belanja di daerah juga memiliki peranan yang sangat penting untuk bisa mendorong pemulihan ekonomi di masing-masing daerah. Akselerasi dari belanja di daerah kita harapkan bisa terjadi.” tandasnya. (red)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Puan Maharani: Pelonggaran Syarat Perjalanan Ringankan Masyarakat, Tapi Harus Cermat

Nasional

Hadiri Informal Gathering of World Economic Leader, Menko Airlangga Sampaikan Dukungan bagi Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan

Nasional

Presiden Terbitkan Inpres Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah

Jakarta

Polri Tahan 6 Tersangka Peristiwa di Stadion Kanjuruhan

Jakarta

Menko Airlangga: Indonesia dapat Mengembangkan Banyak Hal dengan Penerbitan Social Bond

Jakarta

Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Pemerintah Optimalkan Program Government to Government

Nasional

Kalahkan Filipina 2-0, Indonesia Lolos ke Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jawa Barat

Dukungan Multistakeholder dalam Implementasi Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura untuk Pengembangan Ekosistem Pertanian