Home / Jakarta / Nasional

Senin, 14 Maret 2022 - 21:42 WIB

Gempa Nias Berada di Zona Megathrust, Puan Maharani: Mitigasi Harus Diperkuat

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat sistem mitigasi menyusul gempa bumi yang terjadi di Nias Selatan, Sumatera Utara, pagi ini, Senin (14/3/2021). Apalagi gempa yang terjadi dua kali tersebut berada di zona megathrust.

Gempa pertama berkekuatan M 6,7 dan disusul M 6,0. Hingga pukul 09.30 WIB, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa.

“Petugas bersama warga diharapkan agar terus melakukan penyisiran untuk memastikan dampak gempa,” ungkap Puan.

Gempa dirasakan cukup kuat di Nias Selatan hingga sejumlah wilayah seperti di Kepulauan Mentawai, Gunungsitoli, hingga di Padang dan Pariaman, Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah lainnya. Untuk itu, Puan meminta petugas terkait memastikan kondisi keselamatan warga. “Termasuk aparat agar ikut membantu mengatasi kepanikan warga yang sempat terjadi akibat gempa,” tutur Puan.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Kolaborasi dan Sinergi dengan Perguruan Tinggi Penting untuk Mengakselerasi Peningkatan Kualitas SDM dan Transformasi Ekonomi

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini menambahkan, Pemda Nias Selatan dan pemda-pemda yang berada di sekitarnya harus menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengantisipasi adanya gempa susulan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim SAR gabungan lain pun diharapkan selalu siaga.

“Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami, pemantauan harus dilakukan dan petugas harus memberikan informasi se-valid mungkin kepada masyarakat. Jangan sampai info yang tidak lengkap menyebabkan missed informasi,” imbuh mantan Menko PMK tersebut.

Lebih lanjut Puan menekankan pentingnya mitigasi ke depan. Puan mengatakan, pemerintah harus selangkah lebih maju menyiapkan segala potensi terjadinya bencana. “Kita semua harus mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi karena berdasarkan keterangan BMKG, gempa di Nias Selatan pagi tadi berada di zona megathrust. Mitigasi harus diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepala BMKG: Forum Air Sedunia 2024 di Bali Dihadiri 30-50 Ribu Peserta

Selain itu, BMKG telah memperhitungkan kemungkinan gempa M 8,9 di zona megathrust. Untuk itu sesuai himbauan dari BMKG, tambah Puan, semua harus mewaspadai skenario terburuk. “Kita harus melihat ini sebagai upaya dari antisipasi. Bahwa mempersiapkan yang terburuk lebih baik daripada kurangnya persiapan. Kita berharap tidak ada bencana yang dikhawatirkan terjadi,” sebut cucu proklamator RI Bung Karno itu.

Terakhir, politisi PDI-Perjuangan ini juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar-kabar yang tidak tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia meminta warga terus memantau perkembangan dari instansi terpercaya pemerintah. “Sambil terus bersikap waspada dan hati-hati. Selalu pastikan keamanan dan keselamatan diri serta keluarga,” tutup Puan. (Red)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Menko Airlangga: Perguruan Tinggi diharapkan Mampu Cetak Sarjana-Sarjana yang Cakap Digital dan Bermental Wirausaha

Jakarta

Bertemu Presiden Jokowi, Presiden IsDB Dukung Presidensi G20 Indonesia

Nasional

Presiden Jokowi Hormati Keputusan FIFA Terkait Piala Dunia U-20

Jawa Tengah

Bertolak ke DIY, Presiden Akan Hadiri Dies Natalis ke-46 UNS

Jakarta

Sampaikan Bantuan Bibit Kelapa Sawit bagi Honduras, Menko Airlangga Tekankan Pentingnya Penguatan Kerja Sama Negara Penghasil Sawit

Nasional

Indonesia Terima Keketuaan ASEAN 2023 dari Kamboja

Nasional

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022

Jakarta

Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan Bagi 18 Tokoh