Home / Jakarta / Nasional

Rabu, 30 Maret 2022 - 23:32 WIB

G20 ACWG Bahas Partisipasi Publik dan Program Pendidikan Anti Korupsi

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Pertemuan hari kedua G20 Anti-Corruption Working Group (ACWG) dalam Presidensi Indonesia telah terlaksana pada hari Selasa (29/3), pada pukul 16.00 s.d 21.00 WIB. Pertemuan ini diantaranya membahas isu partisipasi masyarakat dan program pendidikan antikorupsi.

Pada isu ini Presidensi Indonesia akan merangkum berbagai praktik baik dari anggota G20, untuk selanjutnya dibagi dan dapat diadopsi oleh negara-negara dalam upaya pemberantasan korupsi melalui dukungan partisipasi masyarakat dan program pendidikan antikorupsi.

Diskusi pada isu ini menghadirkan narasumber dari Indonesia, Argentina, Perancis, dan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Narasumber dari Indonesia, Dian Novianthi, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, menyampaikan bahwa pendidikan secara konsisten terbukti berdampak positif pada partisipasi publik untuk berperan aktif dalam pemberantasan Korupsi.

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat berkontribusi pada efektivitas upaya antikorupsi yang lebih besar. Seperti pemberdayaan masyarakat dengan informasi yang memadai untuk ikut mengawasi layanan publik, di mana korupsi pada sektor ini menimbulkan biaya sosial yang tinggi,” kata Dian.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Bagikan BLT di Pasar Angso Duo Jambi

Dian menjelaskan bahwa selain pelibatan masyarakat dengan pemanfaatan teknologi informasi, penguatan sistem dan kurikulum pendidikan yang berorientasi pada nilai integritas dan pemberdayaan pemuda juga penting. Sehingga masyarakat bisa berkontribusi dalam upaya antikorupsi secara efektif.

Apabila kumpulan praktik baik atau compendium dari negara-negara anggota G20 tentang partisipasi publik dan program pendidikan antikorupsi ini berhasil diselesaikan dalam Presidensi Indonesia, maka akan menjadi catatan penting dalam sejarah pertemuan G20 ACWG. Dimana compendium ini juga akan bermanfaat bagi negara-negara di luar anggota G20.

Sebagai pengayaan antikorupsi global, pertemuan kedua ini juga mengundang beberapa organisasi internasional untuk menyampaikan upaya-upaya pemberantansan Korupsi terkini yang mereka lakukan. Organisasi tersebut diantaranya UNODC, Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), International Monetary Fund (IMF), World Bank, Financial Action Task Force (FATF), dan Interpol.

Baca Juga :  Menko PMK Lepas Keberangkatan 686 Bus Mudik Gratis 2022

Lulua Asaad, Crime Prevention and Criminal Justice Officer at UNODC, berbagi kisah inspiratif dari kelompok masyarakat The Grace Initiative, Global Resource for Anti-Corruption Education and Youth Empowerment.

Lulua memaparkan, The Grace Initiative secara aktif bekerja sama dengan berbagai institusi formal dalam upaya peningkatan kapasitas lembaga pendidikan dasar, menengah, dan tinggi untuk mengajarkan nilai antikorupsi, integritas, dan etika. Mereka juga mendorong peran pemuda sebagai agen perubahan dalam pencegahan korupsi melalui inovasi, teknologi, dan kewirausahaan sosial dengan mengusung misi untuk menciptakan budaya antikorupsi di kalangan anak-anak dan remaja, melalui transformasi pendidikan dan kemitraan.

Para perwakilan organisasi internasional juga menyampaikan dukungannya atas hasil-hasil dari pertemuan G20 ACWG.

Selanjutnya, pada hari ketiga G20 ACWG, Rabu (30/3), pertemuan akan membahas isu pemberantasan korupsi pada sektor energi terbarukan, serta kerangka regulasi dan supervisi peran profesi hukum pada pencucian uang hasil korupsi.

(Red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tambang Pasir Laut Jangan Sampai Rugikan Masyarakat

Nasional

Presiden Jokowi Hormati Keputusan FIFA Terkait Piala Dunia U-20

Nasional

Presiden Jokowi Akan Tutup ASEAN Para Games XI Tahun 2022

Jakarta

Antisipasi Krisis Energi dan Upayakan Kemandirian Energi, Pemerintah Tingkatkan Bauran Energi Baru Terbarukan

Jakarta

Besok, Presiden Jokowi Beraudiensi dan Melepas Iring-iringan Pembalap MotoGP

Nasional

Mitsubishi Janjikan Penambahan Investasi Rp10 Triliun dan Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Baru (Mini Cab MiEV)

Nasional

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Komisi Eropa

Nasional

Terima Direktur Pelaksana IMF, Presiden Bahas Situasi Ekonomi Global