Home / Nasional

Rabu, 30 Maret 2022 - 13:27 WIB

Puan Maharani: Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan Sebelum Memasuki Bulan Ramadan

Foto: Jaka/Man

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Ketua DPR RI Dr.(H.C) Puan Maharani menekankan pentingnya menstabilkan harga-harga pangan yang sudah banyak mengalami peningkatan jelang bulan Ramadan dan Lebaran. Ia pun mengingatkan para pemangku kebijakan untuk memastikan agar stok pangan di pasar tersedia sehingga tidak terjadi lonjakan harga.

“Kita ketahui kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah harus bisa menstabilkan harga-harga pangan sebelum bulan Ramadan,” ujar Puan, Selasa (29/3/2022). Beberapa bahan pangan yang sudah mulai mengalami kenaikan seperti kedelai, daging sapi, gula, dan tepung terigu.

Puan juga menyoroti permasalahan minyak goreng yang belum juga terselesaikan dalam hal harga imbas kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) global. “Meski saat ini stok minyak goreng tidak lagi langka, tapi persoalan harga yang tinggi masih membebani masyarakat. Kami harap pemerintah lebih konsisten menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian pasar,” ucap politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Baca Juga :  Kominfo Ajak Masyarakat Manfaatkan Teknologi Digital

Puan memahami kenaikan harga pangan sebagian ada yang dipicu kerena faktor global. Berbagai bahan pangan yang masih membutuhkan bahan baku impor membuat komoditas pangan semakin tinggi harganya. “Tapi penting juga agar ada antisipasi dari stakeholder terkait sehingga harga pangan tidak kian naik saat memasuki Ramadan dan Lebaran,” sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini.

Puan mengingatkan pemerintah untuk memastikan stok barang kebutuhan pokok, khususnya komoditas-komoditas pangan strategis, tersedia di pasaran. Dengan pasokan yang cukup, kata Puan, keamanan harga pun akan lebih terjamin. “Harus ada pengecekan dan monitoring berkala antara kementerian-kementerian terkait bekerja sama dengan Satgas Pangan Polri untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan bahan pokok jelang bulan suci Ramadan,” ujar mantan Menko PMK ini.

Selain itu, Puan juga meminta agar pemerintah menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan sehingga segala kebutuhan masyarakat saat Ramadan tiba tidak terkendala. “Kenaikan permintaan harus dibarengi dengan ketersediaan stok dan lancarnya distribusi agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga. Pengamanan dan pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan juga harus diperketat, dan perlunya tindakan tegas bagi pelaku yang mencoba memainkan harga maupun pasokan bahan pangan di pasar,” jelas Puan.

Baca Juga :  Tinjau Candi Borobudur, Presiden Ingin Ajang Seni Dirutinkan untuk Tarik Wisatawan

Puan menekankan optimalisasi sinergi dan kerja sama antara semua pemangku kepentingan dalam upaya mengamankan pasokan dan harga pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri. Ia mengatakan, DPR RI juga akan ikut mengawal persoalan ini. “Baik itu dari sisi kebijakan maupun pengawasan di lapangan. Negara harus bisa menstabilkan stok dan harga pangan, apalagi daya beli masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19, khususnya kelompok renta,” tutup Puan. (Red)

Share :

Baca Juga

Jakarta

The 41th ASEAN HLTF-EI : Indonesia Dorong Upaya Pemulihan dan Persiapan Menuju ASEAN Pasca-2025

Nasional

Menkeu: G20 Amankan 1,1 Miliar Dolar AS Dana Perantara Keuangan untuk Penanganan Pandemi

Jakarta

Pengembangan UMKM Menjadi Necessary Condition untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional

Presiden Jokowi Ingatkan Manajemen Kelola Freeport dengan Hati-Hati

Jakarta

KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Pupuk

Nasional

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029, Gubernur: Momentum Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nusantara

Nasional

Ketua DPR: Hidupkan Keteladanan Kartini Melalui UU TPKS

Nasional

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Enam Dubes Negara Sahabat