Home / Nasional

Jumat, 22 April 2022 - 15:34 WIB

Wapres: Penataan Kawasan Candi Borobudur Ungkit Ekonomi Masyarakat

Buanaangkasa.com-Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin menekankan agar penataan kawasan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah harus dapat mengungkit ekonomi masyarakat.

“Penataan Borobudur ini mengungkit ekonomi masyarakat, itu yang penting, bisa mengungkit ekonomi masyarakat. Ini luar biasa,” ujar Wapres usai meninjau langsung area-area di kawasan Candi Borobudur sejauh 1,5 kilometer, Jumat (22/04/2022) pagi.

Wapres didampingi Direktur Utama (Dirut) Taman Wisata Candi Borobudur Edy Setijono melihat secara langsung hasil perawatan dan kesiapan sarana prasarana yang ada di Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 kawasan.

Edy memaparkan, upaya pengungkit ekonomi kawasan Candi Borobudur akan dilakukan melalui beberapa cara. Pertama, melalui pelatihan yang akan diberikan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produknya dapat memenuhi selera pasar.

Baca Juga :  KUR Goes To Campus untuk Menciptakan New Entrepreneurs di Lingkungan Civitas Akademika

“Pelatihan akan dilakukan kepada kelompok pedagang itu untuk meningkatkan misalnya desain produk, teknik produksi, kemasan, dan proses promosi atau pemasaran dari produk-produknya,” papar Edy.

Hal ini, ucap Edy, akan semakin membuka peluang para wisatawan untuk meningkatkan pengeluarannya karena mendapatkan varian produk sekaligus layanan yang baik.

“Kedua, kita bangun program namanya balkondes (bale ekonomi desa) yang merupakan upaya kita menumbuhkan ekonomi lokal di tingkat desa,” ujar Edy.

Edy menilai, keberadaan balkondes ini telah mendorong munculnya peluang-peluang usaha baru. Banyak masyarakat sekitar yang sudah mulai membangun usaha untuk layanan, seperti kuliner, homestay, dan kerajinan yang terhubung dengan baik di setiap balkondes.

Baca Juga :  Level PPKM Terus Membaik, Pemerintah Tetap Waspada Jaga Kestabilan Kondisi Masyarakat di Ramadhan 2022

“Kita juga mendorong adanya peluang usaha untuk transportasi lokal yang menghubungkan dari Borobudur ke desa-desa atau ke balkondes-balkondes yang tersebar di wilayah Borobudur ini,” kata Edy.

Edy pun mencontohkan potensi ekonomi masyarakat dari usaha penyewaan homestay. Ia mengungkapkan, di kawasan Borobudur sudah terbangun lebih dari 2.000 homestay.

“Ini memberikan peluang usaha baru buat para rumah tangga mendapatkan akses ekonomi dari adanya Borobudur ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas,” pungkas Edy.

 

(Foto: BPMI Setwapres)

(Red/UN)

 

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Indonesia dan Timor Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Nasional

Top ! Walikota Bandar Lampung Kembali Menerima Penghargaan, Kali Ini dari Kemendagri

Nasional

Komisi VI Soroti Kinerja Sejumlah Perusahaan BUMN

Nasional

Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Mudik Lebih Awal Jelang Lebaran

Jakarta

Kemendagri Berkomitmen Dukung Target Penurunan Stunting 14 Persen pada 2024

Nasional

Sambil Ngopi Bareng, Komunitas Kreatif Yogyakarta Diskusikan Seputar UMKM

Nasional

Lantik 5 Penjabat Gubernur, Mendagri Amanatkan Jaga Stabilitas Politik, Pemerintahan, dan Keamanan

Nasional

Kemendagri, Tinjau Samsat Batam, Sebagai Salah Satu Samsat Terbaik di Indonesia