Home / Jawa Barat / Nasional

Selasa, 19 Juli 2022 - 19:55 WIB

Indonesia dan Timor Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Buanaangkasa.com-Jawabarat:

Indonesia dan Timor Leste berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi. Hal ini mengemuka dalam pertemuan bilateral Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Demokratik Timor Leste Jose Ramos-Horta, yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/07/2022).

“Kita membahas berbagai kerja sama bilateral dengan terbuka dan bersahabat, dan komitmen penguatan kerja sama ekonomi menjadi fokus pembahasan,” ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Ramos-Horta usai pertemuan.

Secara rinci Kepala Negara menyampaikan sejumlah kesepakatan yang dicapai kedua negara.

“Pertama, kita sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dua negara. Dengan melihat tren hubungan perdagangan yang terus positif, saya yakin perdagangan dua negara bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  KPK Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi Pajak

Kedua, Indonesia dan Timor Leste sepakat untuk memperkuat konektivitas darat dan laut.

“Untuk jalur darat, saya harapkan peluncuran trayek bus rute Kupang-Dili dapat segera dilakukan. Dan untuk konektivitas laut, saya menilai pentingnya untuk membuka rute kapal Kupang-Dili-Darwin,” ucap Presiden.

Ketiga, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat pembangunan perbatasan.

“Saya harap pembangunan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Napan dapat selesai tahun ini. Dan Saya juga mendorong agar Joint Border Comittee dapat dilakukan kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga menyampaikan komitmen BUMN dan perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor Leste, termasuk di bidang infrastruktur.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Pemerintah Terus Mendorong Penguatan Fondasi Ekonomi dengan Menetapkan Transformasi Digital UMKM sebagai Salah Satu Prioritas

“Saya mendorong kedua negara dapat segera menyelesaikan bilateral investment treaty. Nilai investasi Indonesia di Timor Leste saat ini mencapai 818 juta Dolar AS, terutama di sektor perbankan, migas, dan telekomunikasi,” ujarnya.

Selain kerja sama ekonomi, kedua pemimpin juga membahas isu terkait penyelesaian negosiasi perbatasan.

“Saya menekankan pentingnya kedua negara untuk segera menyelesaikan dua segmen perbatasan darat yang tersisa, yaitu segmen Noel Besi-Citrana dan Bijael Sunan-Oben,” tandas Presiden Jokowi.

Menutup pernyataannya Presiden mengapreasi pertemuan yang dinilainya berlangsung produktif tersebut.

“Merupakan kehormatan bagi Indonesia menerima kunjungan luar negeri pertama Presiden Ramos-Horta,” pungkas Presiden.

 

(Foto: Humas Setkab/Rahmat)

(RED/TGH/UN)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Indonesia Siap Gelar Pertemuan Penanganan Kebencanaan Global 2022

Nasional

Puan Ingatkan DK OJK Terpilih Pentingnya Perlindungan Masyarakat dari Investasi Ilegal

Jakarta

Menko Airlangga Utarakan Momen G20, GCRG, dan COP26 Membuat Indonesia Berada Di Posisi Sentral Pengaturan Transisi Energi

Nasional

Ketua DPR: Hidupkan Keteladanan Kartini Melalui UU TPKS

Nasional

Semangat Akselerasi Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Diharapkan Menyebar Kepada Seluruh Pihak, Termasuk di Kalangan Akademisi

Nasional

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Menerima Audiensi Anggota Ombudsman RI

Nasional

Puan Maharani: Perbaiki Layanan BPJS Kesehatan Sebelum Jadi Syarat Pelayanan Publik

Nasional

Presiden Jokowi Tinjau Perbaikan Infrastruktur Jalan di Provinsi Bengkulu