Home / Daerah / Tubaba

Jumat, 13 Januari 2023 - 20:54 WIB

Luna Aprilia di Dampingi LBH dan LSM Korban Kezoliman Suami Siap Melapor ke Polisi

Buanaangkasa.com— Bhayangkaranews.id.

Luna Aprilia ibu rumah tanga dan tiga anaknya yang masih balita yang tingal di tiuh Balam Jaya kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung, yang menjadi korban kezoliman suaminya sendiri atas nama Tusyanto segera menempuh jalur hukum.

Luna melalui pendamping hukumnya Junaedi kamis 12/1/2023 menyampaikan dihadapan awak media akan segera menempuh jalur hukum, setelah mediasi kekeluargaan dengan terduga pelaku penelantaran dan nikah dibawah tangan Tusyanto yang di jembatani oleh LBH dan babinkantibmas tiuh Balam Jaya menemui jalan buntu.

Junaedi memberikan keterangan,mediasi yang diharapkan membuahkan hasil baik sesuai harapan korban Luna Aprilia malah sebaliknya, terkesan diabaikan oleh Tusyanto, ” Saya sudah upayakan agar permasalahan yang dialami Luna dan tusyanto bisa selesai dengan mediasi kekeluargaan,akan tetapi dari pihak Tusyanto atau istri barunya yang dinikahi dibawah tangan terkesan meyepelekan dan malah menghindar dari tangung jawab,saya selaku pendaping hukum Luna Aprilia akan segera membawa permasalahan tindak pidana pernikahan dibawah tangan dan penelantaran yang dilakukan tusyanto ke PPA polres Tulang Bawang barat,” ucap Junaedi

Baca Juga :  Agar Tidak Gangu Bulan Ramadhan TPID Harus Jamin Stabilitas Harga Beras

Prahara pernikahan dibawah tangan dan penelantaran yang di alami Luna Aprilia serta tiga anaknya yang masih balita,bermula dari Tusyanto suami sah Luna berkenalan dengan Istini warga Indraloka Jaya Rt 020 Rw 05 Kecamatan Way Kenanga,yang endingnya Tusyanto dan Istini menikah dibawah tangan ( Siri ) sebelum cerai resmi melalui kantor pengadilan agama,semenjak menikahi istini tusyanto membiarkan anak istrinya hidup sendiri dan hanya sesekali Tusyanto mengirimi anaknya.

Baca Juga :  Bawa Narkotika ke SPBU, Pria Asal Lamtim Ditangkap Polres Tulang Bawang

Junaedi menjelaslan bahwa sudah jelas di atur dalam pasal 279 Kuhpidana tentang menikah dibawah tangan atau tanpa izin istri sah dapat dipidana,

” Barang siapa mengadakan perkawinan padahal mengetahui bahwa perkawinannya dengan pihak lain menjadi penghalang untuk itu dapat diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun,
sedangkan Undang-undang 35/2014 juga mengatur larangan bagi setiap orang yang menempatkan membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak-anak dalam situasi salah dan penelantaran dapat dipidana, dengan pidana penjara paling lama 5 ( lima ) tahun dan atau denda paling banyak Rp 100 juta, jadi menurut saya Tusyanto dan istini keduanya dapat dikenakan pidana,” pungkas Junaedi. ( JI/* )

Share :

Baca Juga

Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Tulang Bawang Tengah Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polres Tubaba Gelar Jalan Sehat dan Senam Aerobik

Daerah

Polres Tulang Bawang Barat Launching Polisi RW, Wujudkan Keamanan Setiap Wilayah

Daerah

Pj. Gubernur Samsudin Buka Lampung Economic & Investment Forum 2024, Dorong Investasi Berkelanjutan di Provinsi Lampung

Daerah

Bupati Winarti Selenggarakan Pasar Murah untuk Masyarakat Rentan

Daerah

Usai Berikan Pertolongan, Ini Pesan Kapos Yan Unit 2 Untuk Warga

Daerah

Wakapolres Tulang Bawang Barat Bersama Satgas Saber Pungli Kabupaten Tulang Bawang Barat Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli

Daerah

Lima Pelaku Ditangkap Polisi Dalam Kasus Curas Rumah di Penawar Jaya