Home / Bandar Lampung

Minggu, 23 Februari 2025 - 19:50 WIB

Curah Hujan Ekstrem Sebabkan Banjir di Lampung, Pemprov Tingkatkan Status Tanggap Darurat

Bandar Lampung, buanaangkasa.com —

Cuaca ekstrim pada tanggal 22 Februari 2025 menunjukkan tingkat curah hujan 150 mm di atas normal, bahkan pos Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) di Tanjung Senang mencatat tingkat curah hujan diatas ekstrim 200 mm.

Hal tersebut menyebabkan debit air yang tinggi di beberapa wilayah Provinsi Lampung, sehingga terjadinya luapan air sungai yang mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan bahwa penyebab banjir adalah curah hujan ekstrem yang mengakibatkan meluapnya sungai di beberapa wilayah.

Terdapat 3 (tiga) Kabupaten dan 1 (satu) Kota yang terdampak, yaitu : Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu dan Kota Bandar Lampung.

Kondisi terdampak yang sangat parah adalah di Kota Bandar Lampung, dimana terdapat 23 (duapuluh tiga) titik yang sempat terendam banjir yang mengakibatkan 3 (tiga) orang meninggal dunia, besarnya kerugian dan jumlah korban saat ini sementara masih dalam penghitungan.

Baca Juga :  BABINSA Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan, PACU SINERGI SISKAMLING, JAGA KONDUSIVITAS WILAYAH

Dalam upaya menanggulangi bencana banjir tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung segera mengambil langkah, salah satunya dengan segera menggelar rapat lintas sektor untuk mencari solusi secara komprehensip.

Pemerintah Provinsi Lampung segera melakukan upaya dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung dan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) untuk mengangkat sedimentasi di aliran sungai.

Tersumbatnya beberapa saluran utama di Kota Bandar Lampung yang disebabkan oleh sampah akan di angkat menggunakan alat berat yang dipersiapkan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung yang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Ibu Riana Sari Arinal Tinjau Kontingen Lampung yang Ikuti HKG PKK dan Jambore Kader PKK se-Indonesia

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, menjelaskan bahwa Gubernur Lampung telah menginstruksikan untuk mengambil langkah cepat dalam upaya penanganan musibah banjir yang terjadi di Provinsi Lampung.

“Pak Gubernur disela kesibukannya di retreat Magelang terus memonitor situasi Banjir di Lampung. Dan atas arahan Pak Gubernur kami bersinergi dan berkoordinasi intensif dengan seluruh pejabat dan pemangku daerah terkait penanganan bencana banjir,” ucapnya.

Mengingat banyaknya titik yang terdampak banjir, Pemerintah Provinsi Lampung meningkatkan status yang semula Siaga Darurat Hidrometeorologi menjadi Tanggap Darurat Hidrometeorologi, serta mendukung penanganan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung dan juga Pemerintah Kabupaten lainnya dalam upaya mengatasi bencana banjir. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Aparat Gabungan Disiagakan Amankan Pergantian Malam Tahun Baru di Bandar Lampung

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, BPS Umumkan Deflasi di Bulan September 2024

Bandar Lampung

Pj. Gubernur Lampung Bersama Ketua DPRD Tandatangani Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023

Bandar Lampung

Perkuat Sinergi, Kakanwil DJP Bengkulu-LampungAudiensi dengan Gubernur Lampung

Bandar Lampung

Penjabat Gubernur Lampung Tanam Mangrove Bersama Brigif 4 Marinir dan Mitra dalam Peringatan HUT ke-79 Korps Marinir

Bandar Lampung

Cepat Tanggap !!! Anggota Kodim 0410/KBL Berikan Pertolongan Korban Laka Lantas

Bandar Lampung

Kunker di Koramil 410-03/TBU, Dandim KBL Kembali Tegaskan Netralitas TNI Jelang Pemilu 2024

Bandar Lampung

Jadi Narasumber, Dandim 0410/KBL Beri Materi Wasbang dan Bela Negara Kepada 751 Mahasiswa Itera