Home / Bandar Lampung

Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:30 WIB

World Press Freedom Day, Data Menunjukan Kekerasan Terhadap Jurnalis Meningkat

Bandar Lampung, buanaangkasa.com

Tiga (3) Mei diperingati sebagai hari Kebebasan Pers Internasional “world press Freedom Day”. Namun miris kemerdekaan Pers belum sepenuhnya menjadi jaminan keselamatan kaum jurnalis. Data terbaru mengenai kekerasan terhadap jurnalis menunjukkan adanya peningkatan kasus, kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media Indonesia yang dihimpun dari berbagai sumber mencatat sepanjang 2024, dengan 5 jurnalis menjadi korban kekerasan dalam 23 kasus yang terjadi dari Januari hingga Maret 2025. Kekerasan ini meliputi teror, intimidasi, pemukulan, dan bahkan dugaan pembunuhan terhadap jurnalis perempuan.

Rincian Data Kekerasan Terhadap Jurnalis:
2024: 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media.
Januari-Maret 2025: 23 kasus kekerasan, dengan 5 korban jurnalis.
7 jurnalis perempuan menjadi korban: dari 73 kasus di 2024.
5 jurnalis perempuan menjadi korban: dari 23 kasus di Januari-Maret 2025.
Kasus paling berat: Dugaan pembunuhan terhadap jurnalis perempuan berinisial J, diduga dilakukan oknum anggota TNI pada 22 Maret 2025.
Kekerasan seksual dari Riset teman-teman dari AJI-PR2Media menunjukkan 82,6% jurnalis perempuan di Indonesia mengalami kekerasan seksual.
Jenis kekerasan seksual: Catcalling luring, menerima pesan teks/audio-visual seksual, komentar kasar, dan dipaksa berhubungan seksual.

Baca Juga :  Koramil 410-06/Kedaton Kembali Menggelar Serbuan Vaksinasi Covid 19 di Wilayah Binaan

Kekerasan Terhadap Jurnalis dalam Beberapa Kasus Tertentu:
Hotel D’Paragon: Jurnalis berinisial SW ditemukan meninggal di hotel tersebut pada 4 April 2025.
Pemukulan oleh anggota TNI: Anggota TNI Angkatan Laut diduga melakukan pemukulan terhadap jurnalis.
Intimidasi oleh petugas apartemen: Dua jurnalis dari RCTI dan Berita Satu TV diintimidasi oleh petugas apartemen Cempaka Mas.
Serangan terhadap jurnalis saat liputan: Jurnalis di Subang dan Surabaya menjadi korban kekerasan saat meliput demonstrasi.
Penangkapan dan penganiayaan Herry Kabut: Pemimpin Redaksi Floresa ditangkap polisi saat liputan di NTT.
Peningkatan Kekerasan dan Ancaman

Baca Juga :  Jadi Dosen Di Universitas Ternama, Anggota Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Ikut Serta Cerdaskan Anak Bangsa

FOR- WIN
Menyoroti peningkatan kekerasan terhadap jurnalis sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers.

FOR-WIN Meminta pemerintah untuk melindungi jurnalis dan media dari kekerasan,,memberikan jaminan perlindungan hukum kepada Jurnalis dan media. (TIM)

Sumber : Pusat Informasi FOR-WIN

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi Membagikan Susu Serdadu Kepada Prajurit dan PNS Kodim 0410/KBL

Bandar Lampung

Lepas Sambut Dandim 0410/KBL Dari Kolonel Inf Romas Herlandes Kepada Kolonel Faisol Izuddin Karimi

Bandar Lampung

Sambangi Pasar Cimeng, Babinsa Muhadiono dan Satgas Covid 19 Imbau Pengunjung dan Pedagang Patuhi Prokes 5 M

Bandar Lampung

Kodim 0410/KBL Sosialisasikan Liga Santri Piala KASAD Tahun 2022

Bandar Lampung

Tiga Unit Rumah Program Bedah RTLH Kodim 0410/KBL Diserahkan Ke Warga

Bandar Lampung

Penjabat Gubernur Lampung Galakkan Penanggulangan Stunting di Tanggamus, Berikan Bantuan dan Resmikan TPI Higienis

Bandar Lampung

Pj. Gubernur Samsudin Sambut Tim Paduan Suara THLC, Sukses Raih Gold Award Pada Kompetisi Paduan Suara Internasional di Singapura

Bandar Lampung

Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen dalam Pengelolaan Sampah Pesisir Pantai