Home / Bandar Lampung

Senin, 8 Desember 2025 - 22:51 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi, Pemerintah Pusat Minta Daerah Jaga Stabilitas Harga dan Pastikan Kelancaran Distribusi Barang

Bandar Lampung, buanaangkasa.com —

Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (8/12/2025).

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir saat memimpin Rakor menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk mengintensifkan pemantauan harga harian dan memastikan kelancaran distribusi barang.

Secara khusus, Sekjen Kemendagri mengimbau daerah agar memberi perhatian pada kenaikan harga sejumlah komoditas seperti bawang merah, cabai rawit dan cabai merah di beberapa daerah.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan inflasi nasional pada november 2025 (y-t-d) berada di angka 2,27 persen.

Baca Juga :  Sinergi Pemprov, Kejaksaan, dan Kemenkop UKM Perkuat Ekonomi Desa lewat Koperasi Merah Putih Mitra Adhyaksa

Secara umum, komoditas yang menyumbang andil terbesar pada inflasi november 2025 (y-t-d) adalah emas perhiasan, cabai merah, beras, sigaret kretek mesin dan daging ayam ras.

Pudji Ismartini secara khusus mengungkapkan data historis bahwa dua bulan terakhir menjelang akhir tahun selalu terjadi inflasi. Adapun beberapa komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasinya yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, cabai merah, emas perhiasan, angkutan udara.

Selain pengendalian inflasi, didalam Rakor juga dibahas terkait inventarisasi kondisi jembatan pejalan kaki di seluruh daerah di Indonesia. Tomsi Tohir meminta seluruh kepala daerah agar segera melakukan pendataan kebutuhan jembatan dan melaporkannya ke Kemendagri.

Baca Juga :  Wagub Jihan Tegaskan Keadilan Restoratif Jadi Wajah Baru Penegakan Hukum di Lampung

Inventarisasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI yang menyoroti pentingnya keselamatan warga dan aksesibilitas layanan publik. Fokus utama dari pendataan ini adalah jembatan-jembatan yang menjadi akses utama anak-anak menuju satuan pendidikan (sekolah) dan sarana publik lainnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin pemerataan pembangunan dan keselamatan masyarakat, memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolir atau siswa yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai untuk bersekolah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Share :

Baca Juga

Bandar Lampung

Tim Gabungan Pantau Distribusi Pangan di Lampung, Pemprov Perkuat Kesiapsiagaan Ramadan

Bandar Lampung

Siap – siap, Mulai Tanggal 1 Mei 2025 Pemprov Lampung Laksanakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Bandar Lampung

Menambah Wawasan, Anggota Koramil 410-03/TBU Konsisten Laksanakan Satu Jam Membaca

Bandar Lampung

Cegah Pelanggaran Hukum, Kodim 0410/KBL Ikuti Sosialisasi Ops Gaktib Dan Yustisi Polisi Militer

Bandar Lampung

Pj Gubernur Lampung Minta Atlet dan Official Agar Terus Menjaga Semangat untuk Meraih Medali pada PON XXI 2024

Bandar Lampung

Tindak Lanjuti Interuksi Presiden RI, Kodim 0410/KBL Targetkan 1.000 Dosis Vaksin Booster Untuk Masyarakat

Bandar Lampung

Lampung Perkuat Strategi Penanggulangan Bencana dan Prioritaskan Penurunan Risiko Bencana

Bandar Lampung

Gubernur Arinal Simak Rencana HIPMI tentang UMKM Center Berdaya Guway