Home / Nasional

Rabu, 9 Maret 2022 - 21:34 WIB

Puan Maharani: Pelonggaran Syarat Perjalanan Ringankan Masyarakat, Tapi Harus Cermat

Buanaangkasa.com-Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mendukung kebijakan-kebijakan yang dibuat dalam transisi menuju aktivitas normal usai pandemi Covid-19. Meski begitu, Puan mengingatkan agar penerapan kebijakan dilakukan dengan cermat. Salah satu kebijakan yang kini diterapkan adalah penghapusan tes Antigen/PCR sebagai syarat perjalanan domestik atau dalam negeri. Kebijakan tersebut berlaku termasuk untuk moda transportasi darat, udara, laut, dan kereta api.

“Penghapusan tes Covid-19, baik Antigen maupun PCR, meringankan masyarakat, tapi kita semua tentu berharap jangan sampai hal-hal yang meringankan di awal ini justru memberatkan masyarakat di akhir,” kata Puan dalam keterangan pers, Rabu (9/3/2022).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengingatkan pengalaman selama pandemi ini. Sebab, kata Puan, lonjakan kasus kerap terjadi mana kala pelonggaran-pelonggaran dilakukan. “Maka dalam menuju transisi kehidupan normal, disiplin protokol kesehatan tetap jadi syarat utama yang harus dilakukan. Ini harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat di lapangan,” ucapnya.

Baca Juga :  Menkeu: Pertumbuhan Kuartal I-2022 Merata di Seluruh Daerah

Puan mengatakan, jangan sampai akibat pelonggaran-pelonggaran tanpa pengawasan yang baik, nantinya akan terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19. Ia menyebut, lonjakan kasus perlu selalu diantipasi agar tidak berdampak panjang. “Setiap kebijakan pelonggaran yang diambil harus benar-benar cermat dan mengutamakan faktor-faktor kesehatan transisi menuju endemi Covid-19,” tegas mantan Menko PMK ini.

Tak hanya itu, peran serta dari penyedia jasa transportasi juga dinilai harus menjadi perhatian. Puan mengatakan pihak manajemen moda transportasi harus meningkatkan pelayanan, khususnya yang berkenaan dengan penanganan Covid-19. “Termasuk menyiapkan sarana pendukung apabila ada penumpang yang terindikasi terinfeksi Covid-19. Dan pastikan semua yang memasuki angkutan transportasi umum harus berstatus ‘Hijau’ di aplikasi PeduliLindungi,” sebut politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Baca Juga :  Kemenhub Catat Peningkatan Penumpang Angkutan Umum pada Mudik Lebaran 2024

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya percepatan vaksinasi Covid-19, baik yang primer maupun booster. Sebab pelonggaran kebijakan dinilai tidak akan efektif bila tidak dibarengi dengan cakupan vaksinasi yang optimal di seluruh wilayah di Indonesia. “Bagi masyarakat yang sulit mendatangi fasilitas kesehatan, Pemerintah harus menggencarkan lagi layanan door to door, terutama untuk lansia yang cakupan vaksinasinya masih rendah,” ujar cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Puan mendorong agar roadmap yang sedang dibuat pemerintah dalam menuju situasi endemi Covid-19 memperhatikan berbagai aspek. Menurut Puan, indikator kesehatan dan ekonomi saja tak cukup dalam pembentukan sebuah kebijakan. Ia menyebut, diperlukan pertimbangan-pertimbangan lain seperti dari sisi sosial dan budaya. “Keseimbangan antara masalah kesehatan dan kepentingan ekonomi rakyat harus memperhatikan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Libatkan berbagai stakeholder dalam penyusunan regulasi,” tutup Puan. (Red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Bincang Santai Presiden Jokowi dan Presiden Rwanda Saat Naik Mobil Golf

Jakarta

Sampaikan Bantuan Bibit Kelapa Sawit bagi Honduras, Menko Airlangga Tekankan Pentingnya Penguatan Kerja Sama Negara Penghasil Sawit

Nasional

Pemerintah Akselerasi Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat dengan Menerapkan Good Agriculture Practice Melalui Kerjasama Strategis Multipihak

Jakarta

Presiden Jokowi Terima Laporan Tahunan 2021 Ombudsman RI

Jakarta

Presiden Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan di Pasar Minggu

Nasional

Perkuat Keamanan Siber Indonesia, Kominfo Gandeng Cisco

Nasional

Ketua DPR Pastikan 115 Negara Hadiri IPU ke-144 di Bali

Jakarta

Antisipasi Dampak Kenaikan Harga Komoditas di Tingkat Global, Pemerintah Pertebal Perlindungan Sosial