Home / Jakarta / Nasional

Selasa, 5 April 2022 - 18:22 WIB

Kenaikan Harga Sembako, Intan Fauzi: Masalah Klasik yang Terus Berulang

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Minggu pertama Ramadan ini harga sembako kembali mengalami kenaikan. Bukan hanya minyak goreng, harga sejumlah bahan pokok seperti gula pasir, bawang merah, bawang putih serta daging ayam dan sapi juga mengalami kenaikan. Anggota Komisi VI DPR RI Intan Fauzi menanggapi kenaikan harga pangan ini jadi masalah klasik yang selalu terjadi tiap tahun. Sehingga ia mendukung pemerintah untuk melakukan kemandirian pangan.

“Sebetulnya (permasalahan kenaikan harga sembako) ini harus segera diselesaikan oleh pemerintah dengan kemandirian pangan dan bukan tidak mungkin tidak bisa. Saya yakin kita bisa dan harus dalam jangka waktu cepat. Karena ini sudah masalah klasik yang terus berulang setiap tahun,” ujar Intan saat ditemui usai mengikuti Rapat Panja DIM RUU TPKS di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2022).

Baca Juga :  Bertolak ke Subang, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pelepasan Ekspor Mobil

Kenaikan harga sembako memang sudah menjadi trend pada waktu tertentu seperti pada menjelang Ramadan dan Lebaran, serta Natal dan Tahun Baru. Kenaikan ini terjadi lantaran kebutuhan masyarakat yang meningkat, dengan kenaikan sekitar 10-15 persen. Namun pada tahun ini diperparah dengan situasi pandemi dimana secara ekonomi masyarakat saat ini pendapatannya turun drastis dan bahkan kehilangan pekerjaannya.

“Ditambah lagi semua kebutuhan pangan pokok secara bersamaan naik karena kita memang masih ketergantungan kepada impor. Daging sapi karena kita memang bergantung pada Australia, kemudian beras kita juga masih impor, minyak goreng CPO-nya mengikuti harga acuan dunia,” tambah politisi PAN ini.

Baca Juga :  Pemerintah Pertajam DAK Tahun 2023 untuk Pembangunan Daerah

Komisi VI DPR RI pun telah melakukan Rapat Kerja maupun Rapat Dengar Pendapat dengan kementerian dan lembaga terkait kenaikan harga sembako ini. Karena permasalahan ini perlu diselesaikan secara terintegrasi. Intan pun berharap pemerintah menghasilkan kebijakan yang tidak memberatkan rakyat.

“Jadi intinya bahwa untuk kebutuhan pangan pokok harus bisa ada kemandirian pangan. Dari mulai petani, distribusi sampai dengan retail tingkat akhir itu harus menjadi concern pemerintah untuk tidak membebani rakyat dari harga produksi sampai dengan harga jual di retail akhir,” tutup Intan. (Red)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Upaya Pemulihan Sektor Pariwisata Didukung Program Penguatan Digital

Nasional

Presiden Minta Hasil KTT G20 Segera Ditindaklanjuti

Jakarta

Pengembangan UMKM Menjadi Necessary Condition untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional

HPN 2023, Presiden: Media Arus Utama Harus Mampu Pertahankan Kebenaran

Nasional

Presiden Segera Umumkan Penghentian Ekspor Tembaga Mentah

Nasional

Inilah Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan 1443 H

Nasional

Pemerintah Siapkan Bantuan Tunai Bagi 2,76 Juta PKL dan Nelayan

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1443 H