Home / Jawa Barat / Nasional

Senin, 14 Maret 2022 - 20:57 WIB

Kemendagri Gandeng Pusdik Intelkam Polri Gelar Diklat Dasar Intelijen

Buanaangkasa.com-Jawa Barat:

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) bekerja sama dengan Pu.sat Pendidikan Intelijen Keamanan (Pusdik Intelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Porli) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) dasar intelijen bagi aparatur sipil negara (ASN). Tujuan dari Diklat ini untuk meningkatkan kemampuan para ASN dalam menjalankan tugas.

Dalam sambutannya, Sekretaris Ditjen Pol & PUM Kemendagri Imran menyampaikan, para peserta Diklat yang bertema “Peningkatan Kapasitas aparatur Pusat dan Daerah di Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini” Tahun Anggaran 2022 ini diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Baca Juga :  Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia Dimulai Hari Ini

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai aparatur sipil negara (ASN),” katanya di Hotel Sutanraja Soreang, Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/3/2022).

Menurut Imran, kegiatan ini haruslah dipandang sebagai proses awal ASN untuk memberdayakan dan meningkatkan kemampuan serta potensi diri. Tujuannya agar nantinya ASN siap melaksanakan tugas-tugas yang diberikan.

Ia menjelaskan, ada beberapa variabel agar tuntutan dan harapan masyarakat itu terpenuhi, seperti tuntutan profesionalisme; kinerja yang berkualitas; output kerja yang memuaskan; menemukan solusi terbaik, strategis dan aktual sebagai respons atas kebijakan dan permasalahan yang muncul.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman

Kemudian, tuntutan untuk memperkokoh kerja yang solid dan sinergis di berbagai lapisan penugasan; lebih inovatif, kreatif dan responsif terhadap berbagai keadaan; serta tuntutan kondisi prima para ASN untuk mengabdi sesuai dengan kompetensinya.

“Terkait hal tersebut, tentunya Saudara/Saudari harus memiliki kemampuan beradaptasi, menjunjung tinggi idealisme dan bekerja keras sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tuturnya.

Imran berharap, kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pusat dan daerah di bidang intelijen dan kewaspadaan dini ini menjadi entry-point untuk membangun intelijen pemerintah daerah yang andal, serta mampu mengakselerasi tugas sebagai penyelenggara pemerintahan.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dana Indonesiana Bukti Komitmen Pemerintah Dukung Kebudayaan

Nasional

Tinjau KCBN Muaro Jambi, Presiden Harap Jejak Peradaban Dilestarikan

Nasional

Pemerintah dan FIFA Akan Pastikan Piala Dunia U-20 Berjalan Baik dan Sesuai Standar FIFA

Nasional

Hari Ini Presiden Jokowi Akan Lantik Bambang Susantono Jadi Kepala Otorita IKN

Jakarta

DPR Akan Panggil Paksa Mendag untuk Jelaskan Kelangkaan Minyak Goreng

Nasional

Presiden Jokowi Tunaikan Salat Jumat di Masjid Al Jihad Tanjung Agung

Jakarta

Menko Airlangga Apresiasi Brand Kopi Lokal yang Melantai di Lantai Bursa dan Menguasai Pasar Luar Negeri

Jakarta

Jazilul Fawaid: Usul Penundaan Pemilu Bukan Barang Haram