Home / Jakarta / Nasional

Kamis, 21 April 2022 - 14:04 WIB

Menko Airlangga: Energi Surya sebagai Alternatif Diversifikasi Energi Terus Didorong Berikan Hasil Positif

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Utilisasi sumber energi alternatif dengan menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mengurangi laju impor BBM diakselerasi Pemerintah bersamaan dengan upaya penerapan prinsip Net Zero Emission. Transisi energi, efisiensi energi, dan mendorong ekonomi hijau pun didorong salah satunya dengan mengakselerasi penggunaan energi surya. Hal ini dilakukan karena Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar hingga 3.294 gigawatt.

Menteri Kooordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mampu menjadi andalan sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca sekaligus bisa menggerakkan ekonomi hijau. Tidak hanya itu, PLTS juga dapat menciptakan kemampuan manufaktur baru sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja. Hal tersebut disampaikan Menko Airlangga secara virtual dalam acara Indonesia Solar Summit 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Institute for Essential Services Reform (IESR), Selasa (19/04).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Instruksi Jalan Daerah di Jawa Timur Senilai Rp925 Miliar

“Saat ini kapasitas terpasang energi surya baru mencapai 200,1 megawatt, sehingga ini merupakan salah satu alternatif yang terus didorong dan memberikan hasil positif terutama untuk mendiversifikasi energi,” ungkap Menko Airlangga.

Terkait penurunan emisi, Pemerintah mempunyai target penurunan emisi sebesar 956 juta ton CO2 di tahun 2050. Untuk itu, pemanfaatan EBT sebagai sumber energi ramah lingkungan pun terus ditingkatkan. Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kerja keras dan langkah strategis diperlukan untuk mencapai target-target tersebut. Dibutuhkan dukungan, komitmen, dan kolaborasi dari para stakeholder, termasuk regulasi dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, lembaga pembiayaan, pengembang, dan para pelaku industri.

Baca Juga :  Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah World Water Forum ke-10 Tahun 2024

“Saya tentunya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mengakselerasi pemanfaatan energi surya berupa PLTS Atap, utamanya di Pulau Jawa, PLTS Terapung, PLTS di bekas lahan tambang, dan PLTS Hydro serta Hybrid sehingga mampu mendorong pertumbuhan rantai pasok di dalam negeri baik investasi ditingkat hulu maupun di hilir,” pungkas Menko Airlangga. (Red/ltg/fsr)

Share :

Baca Juga

Jawa Timur

Kembangkan Kawasan Hortikultura Berorientasi Ekspor, Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Daerah

Nasional

Pantau Titik Arus Mudik, Pemerintah Pastikan Kesiapan Layanan

Nasional

Ketua DPR: Penjabat Kepala Daerah Harus Kerja ‘All Out’ Buat Rakyat

Jawa Barat

Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Sejumlah Pasar di Bogor

Nasional

Perhatikan Aspek Kelestarian dan Kesejahteraan Masyarakat, Kongres Kehutanan Indonesia Gaungkan Kebermanfaatan Hutan bagi Kemajuan Bangsa

Nasional

Buka IPOC 2022, Menko Airlangga Tekankan Pentingnya Industri Kelapa Sawit yang Berkelanjutan

Jakarta

Resmikan Bank Wakaf Mikro Pertama di Jakarta, Wapres Dorong Ekonomi Masyarakat

Nasional

Presiden Resmikan Pembangunan Industri Baterai Listrik Terintegrasi