Home / Jakarta / Nasional

Selasa, 16 Agustus 2022 - 22:50 WIB

Berbaju Paksian Asal Bangka Belitung, Presiden Sampaikan Pidato Kenegaraan

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/08/2022) pagi.

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara sekitar pukul 09.30 WIB dan bersama-sama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta Ibu Wury Ma’ruf Amin memasuki Gedung Nusantara.

Presiden Joko Widodo terlihat berbaju Paksian asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pakaian adat tersebut berwarna dominan hijau dan memiliki motif “pucuk rebung”. Motif tersebut melambangkan kerukunan, sementara warna hijau dipilih karena mengandung filosofi kesejukan, harapan, dan pertumbuhan.

“Baju adat yang saya kenakan ini adalah baju Paksian, dari Provinsi Bangka Belitung. Dengan motif pucuk rebung yang melambangkan kerukunan dan warna hijau dipilih karena mengandung filosofi kesejukan, harapan, dan pertumbuhan,” kata Presiden dalam video yang diunggah di akun Twitter pribadinya.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kenaikan Harga Komoditas di Tingkat Global, Pemerintah Pertebal Perlindungan Sosial

Sementara itu, Ibu Iriana tampil anggun dengan mengenakan kebaya berwarna pink lengkap dengan hijab berwarna senada. Penampilan Ibu Iriana tersebut dilengkapi dengan kain batik berwarna cokelat.

Di Gedung Nusantara, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2022 dan pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022. Pada siang harinya, Presiden akan menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangannya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi acap mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di tanah air dalam acara kenegaraan. Dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2017, Presiden mengenakan pakaian adat Bugis berupa songkok Bugis berwarna emas dan sarung songket bernuansa oranye dan merah marun. Kemudian, dalam upacara Kemerdekaan RI ke-73 di Istana Negara tahun 2018, Kepala Negara mengenakan pakaian adat Aceh.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Presiden Tekankan Pentingnya Kesiapan Lahir Batin sebelum Menikah

Pakaian adat berikutnya yang digunakan ialah adat Sasak, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digunakan saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Bersama DPR-DPD pada Agustus 2019. Presiden mengenakan pakaian adat Sasak berwarna cokelat dengan bawahan kombinasi hitam, emas, dan oranye, dilengkapi keris yang tampak terpasang di bagian depan pakaian.

Di tahun pada tahun 2020, Kepala Negara tampak mengenakan pakaian adat Suku Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI. Sedangkan di tahun 2021 Kepala Negara mengenakan pakaian adat Suku Baduy yang berasal dari Banten.

Saat memimpin upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2021, Presiden tampak mengenakan pakaian adat Pepadun dari Lampung.

(Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

(Red/UN)

 

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Presiden: Perbanyak Dokter Spesialis

Jakarta

Pengembangan Infrastruktur Teknologi dan Sains untuk Mengakselerasi Transformasi Digital

Nasional

Presiden Tegaskan Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut

Nasional

Hasilkan G20 Bali Leaders’ Declaration, Presidensi G20 Indonesia Sukses Capai Puncak Konferensi Tingkat Tinggi G20 Tahun 2022

Nasional

Pantau Titik Arus Mudik, Pemerintah Pastikan Kesiapan Layanan

Nasional

Presiden Tekankan Soal Kebebasan Pers Bertanggung Jawab

Nasional

Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan India, Sepakat Mendorong Partisipasi di IPEF

Nasional

Indonesia-Filipina Perkuat Hubungan Kerja Sama Bilateral di Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik