Home / Daerah / Tubaba

Jumat, 24 Februari 2023 - 20:41 WIB

BPK Merekomendasikan Bupati Tubaba Menyelesaikan Temuan di UKPBJ

Tulang Bawang Barat

Buanaangkasa.com — Terkait temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2021 pemeriksaan tahun 2022 di UKPBJ Tulang Bawang Barat tentang realisasi honorarium atas tugas dan fungsi pada bagian pengadaan barang dan jasa (PBJ) sekretariat daerah sebesar Rp134.370.000 tidak sesuai ketentuan Perpres Nomor 33 Tahun 2020.

Ketika dihubungi awak media pada jum’at 24/2/2023, melalui pesan Whastap Budi dharma selaku Kabag di UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa) menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui tentang temuan BPK tersebut.

“Lah itu apa, gw malah gak pernah tau. Klo emang jadi temuan sudah pasti kami disuruh mulangin, tanyalah ke inspektorat atau BPKAD gak ngerti gw,” Jelas budi.

Dari data yang ada di LHP BPK padahal sudah jelas bahwa terdapat realisasi yang tidak sesuai ketentuan, bahkan sampai SEKDA Kab. Tubaba selaku TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dianggap BPK belum cermat memverifikasi usulan anggaran kegiatan dari opd serta BUPATI Tubaba pun turut direkomendasikan BPK menyelesaikan temuan di UKPBJ.

Baca Juga :  KA SPKT POLDA LAMPUNG LAKUKAN SUPERVISI DI POLRES TULANG BAWANG BARAT

Ditempat terpisah, menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Perwakilan Daerah Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara(LSM DPD LIPAN) Jonizantoni.

Lanjut Joni “tidak sepantas nya seorang kabag mengatakan gw tidak tahu tentang temuan BPK dilingkup kerja yang ia pimpin, apa lagi dengan entengnya mengatakan kalau jadi temuan sudah pasti di pulangin dan tanya saja ke BPKAD atau inspektorat. Ini bukan masalah di pulangin atau tidak, tetapi menyangkut integritas dan kinerja seorang kabag dalam tanggung jawab nya melaksanakan dan mengelola keuangan. Sekda melalui inspektorat seharus nya memberikan sanksi baik lisan maupun tertulis kepada kabag UKPBJ sebagai efek jera sehingga dikemudian hari lebih bertanggung jawab, ” ucap joni.

Baca Juga :  Sholat Ied Di Masjid Baitus Shobur, M. Firsada Ajak Idul Fitri Jadikan Momentum Bersihkan Hati

Joni juga menegaskan bahwa dirinya siap kawal permasalahan tersebut sampai tuntas.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, tindak pidana korupsi bisa dikategorikan menjadi 7 jenis yaitu merugikan keuangan negara, suap menyuap, pemerasan, penggelapan dalam jabatan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan serta gratifikasi. Oleh karena itu, perlu ditanamkan nilai-nilai antikorupsi.Kami akan tindak lanjutkan dalam hal ini untuk mendalam Terkait anggaran negara yang diduga tidak sesuai dengan peruntukannya,” tegas Joni.

(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Empat Kampung Terkena Bencana Angin Puting Beliung di Rawa Pitu, Kapolsek: Total 73 Rumah Rusak

Daerah

Pj Bupati Bersama DPRD Tubaba Teken KUA PPAS APBD Perubahan 2024

Daerah

Polisi tangkap terduga pemakai sabu di tiyuh Margo Mulyo

Daerah

Pesan AKBP Jibrael Saat Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pam Pemilu 2024 dan Pilkakam 2023

Daerah

Bupati Lampura, Diwakili Sekda Drs H Lekok MM Melantik dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

Daerah

Polwan Polres Tulang Bawang Barat Gelar Syukuran di HUT ke-75

Daerah

Cegah Stunting Sejak Dini Demi Wujudkan Tubaba Zero Stunting

Daerah

Polres Tulang Bawang Fasilitasi Seluruh Eks Jamaah KM Ikrar NKRI