Home / Nasional

Selasa, 17 Mei 2022 - 17:46 WIB

Progres Capai 83 Persen, Bendungan Sadawarna Ditargetkan Rampung 2022

Buanaangkasa.com–Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan bendungan di sejumlah daerah untuk mewujudkan ketahanan air dan ketahanan pangan nasional. Salah satu bendungan yang tengah diselesaikan adalah Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat dengan progres konstruksi sudah 83 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus 2022.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan yang tengah giat dilakukan pemerintah bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga, penyediaan air baku, dan pengendalian banjir.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasinya, sehingga dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,”  ujar Basuki, Selasa (17/05/2022).

Baca Juga :  Menjadi Kekuatan Ekonomi Terbesar Kelima Dunia, ASEAN Eratkan Kerja Sama Strategis dengan Italia

Bendungan yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) ini nantinya diharapkan mampu menampung 44,61 juta meter kubik air untuk menyuplai irigasi seluas 4.284 hektare di Kabupaten Subang dan Indramayu.

“Diharapkan suplai air irigasi dari Bendungan Sadawarna dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya jika dibandingkan dengan metode tadah hujan yang hanya satu kali dalam setahun,” ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Kementerian PUPR, Bastari mengatakan

Bendungan Sadawarna juga dipersiapkan untuk memasok air baku sebesar 0,36 hingga 1 meter kubik per detik untuk Kawasan Pelabuhan Patimban dan Pantura, khususnya Kabupaten Subang, Indramayu, dan Sumedang, serta memiliki potensi sumber pembangkit listrik sebesar (PLTA) sebesar 2 megawatt.

Selain itu, dengan luas genangan 670 hektare, bendungan ini juga berpotensi mereduksi banjir di tiga kabupaten yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipunagara yakni Subang, Sumedang, dan Indramayu sebesar 26,90 meter kubik per detik.

Baca Juga :  Indonesia Siap Gelar Pertemuan Penanganan Kebencanaan Global 2022

Bendungan Sadawarna dibangun sejak November 2018 dan merupakan salah satu dari tujuh bendungan di Jawa Barat yang dibangun pada periode Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).  Sejak 2015, pemerintah menargetkan pembangunan 61 bendungan sebagai PSN.

Dua bendungan di Jawa Barat yang sudah selesai  dibangun yakni Bendungan Jatigede di Subang dan Bendungan Kuningan. Sementara sebanyak lima bendungan lainnya yang masih dalam tahap pembangunan adalah Bendungan Sadawarna, Bendungan Ciawi, Bendungan Sukamahi, Bendungan Cipanas, dan Bendungan Leuwikeris.

 

 

(Foto: Humas Setkab/Jay)

(Red/UN)

 

Share :

Baca Juga

Jawa Tengah

Menkeu: Daerah Berkapasitas Fiskal Daerah Tinggi Dapat Bentuk Dana Abadi Daerah

Jakarta

Jelang Ramadan, Pemerintah Harus Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng

Nasional

Cegah Stunting, Presiden Tekankan Pentingnya Kesiapan Lahir Batin sebelum Menikah

Nasional

Menko Airlangga Sampaikan Implementasi Kebijakan dalam Transformasi Ekonomi

Nasional

Arahan Presiden Jokowi kepada Para Gubernur se-Indonesia

Jakarta

Menko Airlangga: Forum Public Private Dialog Track 1.5 Perluas Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Jepang

Jawa Barat

Presiden Jokowi Minta K/L Tindaklanjuti Rekomendasi BPK atas LKPP 2021

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama untuk Atasi Pandemi dan Perkuat Arsitektur Kesehatan Dunia