Home / Nasional

Kamis, 26 Mei 2022 - 17:36 WIB

Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Qatar, Menko Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi

Buanaangkasa.com–Pemerintah terus mendorong penguatan kerja sama dengan berbagai negara, salah satunya dengan Qatar. Hal ini menjadi upaya peningkatan hubungan ekonomi antar kedua negara, khususnya pada aspek perdagangan dan investasi.

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan pada gelaran World Economic Forum (WEF) 2022, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Qatar Ali bin Ahmed Al Kuwari Faisal Al-Ibrahim di Alpen Gold Hotel, Davos-Swiss, Selasa (24/05).

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga membagikan cerita sukses Indonesia dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, baik pada aspek pemulihan kesehatan masyarakat maupun penanganan krisis ekonomi berikut upaya pemulihannya. Salah satu capaian Indonesia pada saat pandemi yang diapresiasi oleh Qatar yakni upaya reformasi struktural melalui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. UU Cipta Kerja juga memberikan kepastian kemudahan berusaha dan memangkas perizinan melalui mekanisme perizinan Risk Based Approach (RBA), sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor.

Baca Juga :  Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Gus Muhaimin Ingatkan Pertamina Jaga Stok BBM

“Undang-undang ini diharapkan akan mendorong para pengusaha Qatar untuk meningkatkan kerja sama bisnis dengan pengusaha Indonesia,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, dibahas juga performa perdagangan dan investasi antar kedua negara. Pada 2021, total perdagangan Indonesia dan Qatar mencapai US$893,0 juta, dengan nilai ekspor Indonesia ke Qatar mencapai US$217,2 juta dan impor Indonesia dari Qatar mencapai US$675,8 juta. Defisit perdagangan Indonesia dengan Qatar dikontribusikan terbesar dari sektor migas.

Sedangkan pada sektor investasi, Qatar menempati peringkat ke-47 dari total 157 negara yang berinvestasi di Indonesia. Dalam periode 2016-2021, tercatat realisasi investasi Qatar di Indonesia sebesar US$23,3 juta atau 0,01% dari total realisasi investasi asing. Investasi terbesar Qatar di Indonesia ada pada sektor pertambangan, industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam, serta sektor industri kimia dan farmasi.

“Untuk meningkatkan profil investasi kedua negara, perlu didorong kerja sama institusional antara Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority dengan Qatar Investment Authority,” ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga :  HUT Ke-77 RI, Naskah Asli Teks Proklamasi Kembali Disandingkan dengan Bendera Pusaka di Istana Merdeka

Menko Airlangga dan Menkeu Ali juga membahas kondisi keuangan dan inflasi negara berkembang termasuk mengenai harga minyak dunia saat ini, serta masalah pembiayaan energi untuk mencapai target net zero emission pada 2060. Menkeu Ali juga mengharapkan afirmasi bagi solusi permasalahan investasi Qatar melalui reformasi struktural yang dilakukan oleh Indonesia.

Selain itu, Menkeu Ali juga menyampaikan keinginannya untuk membuka kerja sama kedua negara dalam bidang manufaktur dan militer. Selanjutnya, kedua Menteri membahas mengenai penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar yang akan diadakan pada akhir tahun 2022 mendatang.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Perindustrian, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, dan Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian. (Red/dep7/dlt/fsr)

Share :

Baca Juga

Jakarta

KPK Tahan Tersangka Korupsi Pengadaan Pupuk

Jakarta

Menjadi Agent of Change, Generasi Muda Didorong Berinovasi di Sektor Digital Ekonomi

Jakarta

Menko Airlangga: Posisi Strategis T20 dapat Mendorong Aspek Inklusivitas untuk Membuat Rekomendasi Kebijakan Pemecahan Masalah Global

Jakarta

Presiden Jokowi: Gotong Royong Strategi Hadapi Kompetisi Global

Nasional

3.463 Unit Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Sulteng Telah Dihuni

Nasional

HPN 2023, Presiden: Media Arus Utama Harus Mampu Pertahankan Kebenaran

Jakarta

Kemenko Perekonomian Luncurkan Unit Pengumpul Zakat, Dukung Pemulihan Ekonomi dan Inklusi Keuangan Syariah

Nasional

Pantau Titik Arus Mudik, Pemerintah Pastikan Kesiapan Layanan