Home / Jakarta / Nasional

Jumat, 24 Maret 2023 - 20:32 WIB

Presiden Jokowi Terima Ketua Umum PBNU

Buanaangkasa.com — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (24/03/2023). Dalam keterangannya usai pertemuan, Yahya mengatakan bahwa pertemuan dengan Presiden adalah untuk melaporkan rencana strategis dari tindak lanjut rangkaian peringatan satu abad NU.

“Keseluruhan kegiatan dalam rangka peringatan satu abad Nahdlatul Ulama sudah berhasil terlaksana dengan baik dan rencana-rencana untuk tindak lanjut karena semua kegiatan yang kami laksanakan dalam peringatan satu abad ini adalah titik tolak untuk berbagai inisiatif strategis ke depan,” ujar Yahya.

Untuk dalam negeri, Yahya mengatakan bahwa sejumlah program di berbagai bidang akan segera dikonsolidasikan dalam satu gerakan yaitu gerakan keluarga maslahat. Kegiatan tersebut nantinya, kata Yahya, akan dilakukan pada level keluarga sebagai unit sosial paling dasar.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Vaksinasi dan Pemberian Obat, untuk Mencegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Hewan Ternak

“Semua agenda Nahdlatul Ulama apakah itu ekonomi, pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain sebagainya harus bisa diukur pada dampaknya terhadap keluarga-keluarga. Ini yang kita rancang ke depan, sudah kita siapkan semua elemen dan infrastrukturnya tinggal kita jalankan,” tambahnya.

Secara internasional, PBNU akan menindaklanjuti dua kegiatan internasional yaitu Religion 20 (R20) dan Muktamar Internasional dengan membentuk suatu rencana kegiatan secara berkala dan dalam jangka panjang.

“(Untuk) memperkuat, memperdalam gagasan-gagasan yang kemarin sudah muncul sebagai wacana di dalam forum-forum internasional tersebut,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Yahya mengatakan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan R20 di India yang didesain dengan penyelenggaraan di dua kota yaitu New Delhi dan Jakarta. Selain itu, PBNU juga akan memanfaatkan keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN untuk menyelenggarakan R20 ASEAN.

Baca Juga :  Presiden Jokowi kepada TNI-Polri: Waspadai Tantangan Global

“Karena di Jakarta ini nanti waktunya berdekatan dengan forum ASEAN, tadi kami mohon izin kepada Bapak Presiden untuk ikut memanfaatkan leverage ASEAN ini dengan menamai kegiatan kami R20 ASEAN. Memang ini agak unik, R20 inisiasinya dulu dari G20, tapi sekarang kita selenggarakan dalam frame ASEAN, Bapak Presiden setuju,” kata Yahya.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

(BPMI SETPRES) 

***

 

Share :

Baca Juga

Jakarta

Pemerintah Kembangkan Transportasi Perkotaan Berbasis Transit Oriented Development, Sesuai Dengan Aspirasi Kebutuhan Masyarakat

Nasional

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Bangun Industri Kimia dan Energi

Nasional

Business20 Summit: Menko Airlangga Sampaikan Kerja Sama Sektor Publik dan Swasta Menjadi Kunci Arsitektur Ekonomi Pasca Pandemi

Nasional

Inilah Kesan dan Harapan Para Gubernur pada IKN

Jakarta

Indonesia Menjadi Mitra Strategis Jerman dalam Penyelesaian Berbagai Isu dan Tantangan Global

Jakarta

Gempa Nias Berada di Zona Megathrust, Puan Maharani: Mitigasi Harus Diperkuat

Nasional

Dipimpin Presiden Jokowi, ASEAN Bahas Tindak Lanjut Five-Point Consensus di Myanmar

Nasional

Presiden Harapkan Sorgum Jadi Alternatif Bahan Pangan