Home / Daerah / Lamsel

Selasa, 7 Mei 2024 - 19:34 WIB

Komisi 1 DPRD Lamsel Menanggapi Dugaan Intimidasi Oleh Plt Camat Merbau Mataram Terhadap 15 Kepala Desa

Lampung Selatan, Buanaangkasa.com —

Setelah viral di puluhan media online dugaan intimidasi dan persekusi yang dilakukan Plt Camat Merbau Mataram, Jhony Irzal S.Sos terhadap 15 kepala desa tidak hanya mendapat tanggapan dari berbagai lembaga, Namun Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan H.Dwi Riyanto S.E,M.M turut memberikan komentar.

Menurut Dwi Riyanto kepada media Patners FPII Lampung selasa,(07-05-2024), saat ini jaman demokrasi terbuka, tidak zamn nya lagi melakukan tekanan-tekanan terkait pilkada.
“Sekarang sudah ga zaman nya lagi tekan menekan, ini jaman demokrasi terbuka, terkait pilkada, sudah ga zaman nya di tekan-tekan. Ibarat istilahnya semut diinjak pasti mengigit”. Ucap Dwi Riyanto.

Terhadap kepala desa yang mendapat intimidasi dan persekusi Dwi Riyanto berpesan agar santai saja, ga usah was-was dan rasa Kwatir.
“Terhadap 15 kepala desa yang diintimidasi seluruh kepala desa santai aja, ga usah kwatir. Kalau memang ada intimidasi guna memilih salah satu calon, itu akan menjadi kontra produktif” tambannya.

Baca Juga :  Hilirisasi Ayam Terintegrasi Dimulai, Lampung Targetkan Nilai Tambah Peternakan

Terkait Plt Camat Merbu Mataram, yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), Dwi Riyanto berharap agar yang bersangkutan menjalankan tugas on the Track.
“Terkait ASN (plt Camat Jhony Irzal) ga perlu melakukan penekan. Sekarang ASN bekerja menurut peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. ASN kan ada batasan-batasan yng boleh dan yang ga boleh dilakukan, yang penting on the track aja lah” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan pukuhan media Online bahwa Jhony Irzal S.Sos selaku Plt Camat Merbau Mataram mengumpulkan 15 dari 16 kepala desa di wilayah kerjaan di aula kantor camat pada malam hari. Dan 15 kepala desa tersebut diduga diintimidasi , persikusi dan dipaksa membuat rekaman pernyataan untuk bersedia memenangkan salah satu calon Bupati Lampung Selatan di PilBub mendatang. Tidak hanya kepala desa, seluruh perangkat desa, pengurus PKK, kader posyandu dan kepemudaan dikumpulkan di balai desa masing-masing dan diminta melakukan hal yang sama untuk memilih salah satu calon Bupati. Jhony Irzal diduga mengancam apabila tidak mendukung salah satu calon, maka pihaknya akan bekerjasama dengan Tipikor untuk mengaudit dana desa dan seluruh bantuan yang masuk ke desa masing-masing. (Tim)

Baca Juga :  M. Firsada Menyampaikan Raperda Penanggungjawaban APBD Tahun 2023 dan Raperda RPJPD Tahun 2025-2045

Sumber realise : Pusat Pemberitaan Forum Pers Independent Indonedia (FPII) Prov. Lampung.

(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPD KAMPUD Tubaba Desak Inspektorat Melakukan Tindak Tegas Terhadap Pelaku PMH

Daerah

Kapolsek Rawa Pitu Imbau Pelajar Hindari Pelanggaran

Daerah

Bupati Winarti Dapat Apresiasi Dari Gubernur Lampung Terkait Kemajuan Pembangunan di Tulang Bawang

Daerah

Begini mekanisme Pelayanan SKCK di Polres Tubaba

Daerah

Kegiatan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 114 Tahun 2022 Secara Virtual

Lamsel

H. Nanang Ermanto Sambut Kunjungan Kerja Menteri ATR/BPN dalam Rangka Penyerahan Sertifikat Huntap Tahap 2

Daerah

Pj. Bupati Tubaba Melepas Kafilah MTQ Ke -51

Daerah

Polres Tulang Bawang Fasilitasi Seluruh Eks Jamaah KM Ikrar NKRI