Home / Daerah / Tubaba

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Pembangunan Drainase Tiyuh Murni Jaya DiKritik Masyarakat

Tubaba, buanaangkasa.com
Beberapa Pembangunan fisik di Tiyuh Murni Jaya Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dikritik oleh (TB) masyarakat tiyuh setempat.
Salah satunya bangunan Drainase tipe 40-60 sepanjang 121 meter menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2025 mencapai Rp (71.550 000) Tujuh puluh satu juta lima ratus lima puluh ribu rupiah, yang menurut dirinya sangat tidak sesuai dengan hasilnya.

“Alah mas, pembangunan ini sangat tidak sesuai hasilnya dengan anggaran segitu besar. Saya ini tukang bangunan juga mas, jadi tahu persis, mau bagaimana lagi mau ngomong takut,” kata TB salah satu warga yang berada di lokasi bangunan Drainase (13/8/2025).

Ditempat terpisah pada hari kamis (14/8/2025), ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) Sugiman saat ditemui di kediamannya, dirinya menjelaskan terkait anggaran pelaksanaan kegiatan. Namun ada perbedaan dengan rincian RAP yang dikeluarkan oleh pihak tiyuh.

Baca Juga :  Polres Tulang Bawang Ungkap Pemilik Psikotropika Modus Pengiriman Melalui Paket

“Untuk kegiatan pembangunan drainase tipe 40-60 sepanjang 121 meter kita menghabiskan batu kali/belah sebanyak 27,5 kubik harga per mobil Rp 1550 000 untuk per mobil rata-rata kurang lebih 5 kubik.
Kemudian pasir habis 3 mobil, per mobil 6 kubik harga per mobil Rp 1250 000 dan untuk semen habis 70 sak, harga per sak Rp 66 000.
Kemudian upah tenaga kerja, tukang 5 orang, masing-masing perharinya Rp 125000, dan keneknya 4 orang masing-masing Rp 100 000 per hari.
Bangunan tersebut dikerjakan 9 orang selama 12 hari, jadi total upah tenaga kerja, tukang 7.500 000 + keneknya Rp 4.800 000, total Rp 12.300 000″ jelas Sugiman.

Disisi lain Sugiman menunjukkan RAP kegiatan tersebut, ternyata berbeda. Untuk matrial Batu kali/belah menghabiskan 51 kubik, Rp 22.950 000, dan pasir total 30 kubik, Rp 7.920 000, semen 153 zak, Rp 9.945 000, kemudian upah tenaga kerja total jumlah sebesar Rp 23.445000. Sedangkan kami sudah berupaya untuk minta klarifikasi dengan pihak pemerintahan tiyuh baik itu kepala tiyuh nya , maupun kaur perencanaan tidak mau menemui dan dihubungi melalui telpon pun tidak ada tanggagapan atau balasan.

Baca Juga :  Aiptu Supartono" Jadilah Polisi Yang Memiliki Jiwa Penolong Dalam Melayani Masyarakat

Selanjutnya menurut keterangan tim monitoring kecamatan Suhartoyo, dirinya mengatakan hasil monitoring secara detail tidak bisa menjelaskan, karena yang membawa catatan tersebut tidak ada di kantor.

“Menurut kami tim monitoring kecamatan untuk kegiatan tersebut secara garis besar sudah sesuai, tetapi saya tidak bisa menjelaskan secara detail karena catatan tersebut bukan saya yang pegang,” ucapnya.

(An)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Terkait Beredarnya Video Oknum Kepsek Konsumsi Narkotika

Daerah

Kantongi Identitas, Polisi Buru Pelaku Pembacokan di Lokalisasi Tulang Bawang Barat

Daerah

Edarkan Narkotika, Dua Pemuda Asal Pagar Dewa Ditangkap Polres Tulang Bawang

Daerah

Berikut Rangkaian Acara Welcome And Farewel Parade Kapolres Tulang Bawang

Daerah

Polres Tulang Bawang Barat Ungkap Kasus Mucikari Saat Operasi Cempaka Krakatau 2022

Daerah

M. Firsada Lantik PJ Kepalo Tiyuh Karta Sari

Daerah

Polres Tulang Bawang Sita 7,7 Ton BBM Subsidi Dari Dua Orang Pelaku

Daerah

Kapolres Tulang Bawang Barat Memimpin Apel Kesiapan Personil Pengamanan TPS Pemilu 2024 dan Penyerahan Sarpras