Home / Jakarta / Nasional

Kamis, 31 Maret 2022 - 16:09 WIB

Vaksin ‘Booster’ Jadi Syarat Mudik Dinilai Tak Adil

Buanaangkasa.com-Jakarta:

Anggota Panitia Kerja (Panja) Vaksin Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menilai vaksin booster sebagai syarat untuk mudik pada Hari Raya Idulfitri Tahun 2022 tidak adil. Pasalnya menurut Mufida, selama ini banyak kegiatan yang dilakukan berkerumun di sejumlah wilayah Indonesia, namun tidak mensyaratkan vaksin booster.

“Vaksin booster sebagai syarat mudik ini tidak adil, karena banyak kegiatan yang berkerumun tidak mensyaratkan vaksin booster. Misalnya nonton konser musi, nonton MotoGP, liburan tahun baru, apakah ada syarat selesai vaksin ke 2 dulu? Kebijakan ini tidak adil kalau dijadikan syarat untuk mudik. Kasihan masyarakat sudah 2 tahun tidak pulang kampung,” ungkapnya saat mengikuti RDP Komisi IX DPR RI dengan Badan POM dan Kementerian Luar Negeri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga :  Komisi ||| DPR Inginkan Polda Kalsel Tekan Peredaran Narkoba

Menurut Mufida, saat ini penerima vaksin juga belum merata, masih banyak yang baru selesai mendapatkan vaksin ke dua. “Kalau untuk mengejar target booster kami setuju, tapi kalau dijadikan syarat untuk mudik kami rasa tidak tepat.  Saya berharap pemerintah bisa memikirkan rakyat yang sudah sangat ingin setelah 2 tahun tidak berlebaran bersama keluarga,”katanya.

Ia menilai, jika ingin mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Ramadan nanti, pemerintah bisa bekerja sama dengan tempat ibadah dan tokoh agama. “Jadi sesudah tarawih kalau memang vaksin boleh dilakukan pada malam hari, itu kan lebih cepat. Tapi jangan jadikan vaksin persyaratan yang mengancam. Mau pulang kampung saja dipersulit. Banyak yang menyampaikan masukan seperti ini dan kami sampaikan ke pemerintah agar bisa disikapi secara adil, proporsional,” tegasnya.

Baca Juga :  Respons Rencana Aksi Mahasiswa, Menkominfo Tegaskan Pemerintah Fokus Atasi Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina

Terakhir, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan DPR sedang membangun rasa kepercayaan masyarakat untuk turut serta mengikuti vaksinasi. “Jangan jadikan  syarat booster ini sebagai momok yang menakutkan, kami  sedang merangkul agar masyarakat mau booster,” tutup Mufida.

(red)

 

 

Foto : Mentari/mr

Share :

Baca Juga

Jakarta

Pemerintah Lanjutkan Program Kartu Prakerja di Tahun 2023

Nasional

Resmi Ditutup, G20 Indonesia Hasilkan Deklarasi Bersama

Nasional

Suplai Air Baku IKN Nusantara, Bendungan Sepaku Semoi Ditarget Rampung Awal 2023

Nasional

Pantau Titik Arus Mudik, Pemerintah Pastikan Kesiapan Layanan

Nasional

Pertemuan Tingkat Sherpa Digelar Menjelang KTT G20, Optimis Upayakan Kesepakatan Leaders’ Declaration

Nasional

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Gaji/Upah

Jakarta

Sebut Masyarakat Timbun Minyak Goreng, Putu Supadma: Kemendag Jangan ‘Ngeles’

Nasional

Presiden Pastikan Pemberian THR dan Gaji ke-13 Bagi ASN