Home / Nasional

Sabtu, 14 Mei 2022 - 11:33 WIB

Presiden Jokowi: Penguatan Kemitraan ASEAN-AS untuk Antisipasi Pandemi di Masa Depan

Buanaangkasa.com—Isu kesehatan merupakan salah satu prioritas presidensi Indonesia di G20, Oleh karena itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN-AS untuk mengantisipasi pandemi yang akan datang.

Ini disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada working lunch dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, Jumat (13/05/2022) di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC.

Menurut Presiden, ada empat hal yang harus dikerjakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Pertama, kerja sama pembangunan sistem deteksi dini yang lebih efektif,” ucap Presiden Jokowi.

Bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara lain dalam bentuk pertukaran informasi dan penguatan kapasitas deteksi.

“Kedua, kerja sama untuk membentuk medical inventory buffer kawasan. Solusi kesehatan tingkat kawasan penting sekali untuk diperkuat guna menangani pandemi global seperti COVID-19,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Menkeu Sri Mulyani Imbau Masyarakat Laporkan SPT Pajak Tepat Waktu 31 Maret 2024

Lebih lanjut, Presiden menambahkan bahwa bersama AS, ASEAN dapat mengembangkan ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies, sehingga dapat menjadi inventory buffer kebutuhan kesehatan di kawasan.

“Ketiga, kemandirian industri kesehatan kawasan. AS dapat berperan penting di sini melalui dukungan investasi, kerja sama riset, transfer teknologi, dan akses ke bahan baku produksi,” jelas Presiden.

Untuk hal ini, Presiden menekankan pada tujuan jangka panjangnya, yaitu mendorong keterlibatan negara ASEAN dalam rantai pasok kesehatan global.

“Keempat, pembiayaan kesehatan kawasan. Melalui ASEAN COVID-19 Response Fund. ASEAN menggalang dukungan pembiayaan penanganan COVID-19 di kawasan lewat dukungan negara sahabat,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Mitsubishi Janjikan Penambahan Investasi Rp10 Triliun dan Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Baru (Mini Cab MiEV)

Di akhir sambutannya, Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa untuk membangun ketahanan kesehatan global, diperlukan penguatan ketahanan nasional dan kawasan dan Amerika Serikat dapat berperan banyak untuk penguatan ketahanan kesehatan baik di tingkat nasional maupun tingkat kawasan dan global.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengikuti acara di ruangan terpisah.

 

 

(Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

(Red/UN)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Gagasan dan Inovasi Dukung Implementasi Industri agar Mampu Berdaya Saing di Tataran Global dan Tetap Berada di Level Digitalisasi Berikutnya

Nasional

Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama, Menko Airlangga Sampaikan Peran Penting dan Strategis Nahdlatul Ulama Bagi Bangsa Indonesia

Nasional

Menkeu: Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Januari Capai Rp54,92 Triliun

Jawa Timur

Tingkatkan Akuntabilitas Program Kartu Prakerja, Manajemen Pelaksana Perkuat Tata Kelola

Nasional

Bank Indonesia Sambungkan QRIS dengan Negara ASEAN

Nasional

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia

Nasional

Menko PMK Minta Pemda Percepat Validasi Data Pengungsi Korban Gempa Sumbar

Nasional

Presiden: Indonesia Dukung Penguatan Pembangunan Infrastruktur di Negara Berkembang